oleh

Pilpengkut Peseluk Pesimbe Agara Panitia Dituding Tidak Netral Merugikan Calon Nomor 1 Selisih 1 Suara

 

KUTACANE, BARANEWS | Panitia Pemilihan pengulu kute Peseluk Pesimbe Kecamatan Deleng Pokhisen Kabupaten Aceh di Tuding Calon no urut satu Ainul Ihsan diduga tidak netral. Saya dirugikan dua suara saya di nyatakan tidak sah satu suara lebih dari pemilih selisih perolehan suara calon hanya 1 suara. demikian kata Ainul Ihsan Calon nomor urut 1.kepada media ini di Kutacane Senin 17/7.

Dugaan tidak netral panitia ini pasalnya  disaat perhitungan suara penetapan suara yang dinyatakan syah dan rusak.
Dalam kata pembukaan yang di sampaikan ketua Panitia    bahwa apa bila surat suara yang di beri tanda dan bekas Coblosan dikoyakkan dan adanya tulisan atau Coblosan tidak dengan menggunakan Alat coblos  maka surat suara dinyatakan RUSAK. Kata Ainul Ihsan kepada media ini senin di Kutacane 19/7.

Pasal lain katanya. Bahwa Papan perhitungan suara dan berita acara perhitungan suara sudah duluan di suruh ketua Panitia di tanda tangani saksi sebelum di lakukan perhitungan suara.

pada sisi lain pada saat perhitungan suara pada Suarat suara calon no urut 2  An Supri yang diberi tanda dengan tulisan  sebanyak dua suara namun tetap dinyatakan syah oleh panitia.

sedangkan pada surat suara pada Calon nomor 1 dinyatakan panitia Suara Rusak atau tidak syah.

Selanjutnya setelah perhitungan surat suara dengan yang menggunahan hak Pilih tidak sesuai yaitu ada kelebihan Suara syah satu suara.

Namun panitia tidak melakukan perhitungan suara ulang kembali. untuk membuktikan suara yang lebih satu ini siapa yang  di rugikan atau pun siapa yang di untungkan  .

Namun dalam perhitungan panitia ini saya merasa di rugika sekali  oleh karena itu saya mengajukan surat protes dan gugatan terhadap hasil perhitungan suara yang di lakukan panitia ini yang semestinya saya yang menjadi pemenang.

adapun perolehan suara no Urut 1. Ainul Ihsan 65 Suara. seharusnya suara saya 67.
sedangkan suara no Urut 2 atas Nama Supri 66. Suara. suara rusak 3. yang seharusnya cuma 1. sedangkan kelebihan 1suara 1 ini kan mestinya di Hitung Ulang jelas Calon pengulu ini.

Daftar pemilih tetap (DPT) 137   yang menggunakan hak pilih  134  jumlah surat suara 140. dari panitia Kecamatan atau Kabupaten.

Sakiman Ketua Panitia Pemilihan Kute Peseluk Pesimbe Kecamatan Deleng Pokhisen saat di komfirmasi menyampaikan sebelum perhitungan suara terlebih dahulu saya menyampaikan arahan dan penjelasan tentang pelaksanaan pemilihan dan suara yang di anggab syah dan rusak apabila penconblosan di surat suara menghilangkan bekas Coblos, di beri tanda atau coretan coretan serta adanya tanda tanda lain maka surat suara dinyatakan Rusak atau tidak syah.

Terkait adanya tudingan yang menyatakan sebelum perhitungan suara sudah duluan di tanda tangani panitia dan saksi dari calon kertas berita acara dan fom daftar perolehan suara itu adalah benar sudah duluan di tanda tangani akan tetapi kemauan mereka sendiri tidak benar atas perintah panitia.

Adanya terdapat kelebihan suara sebayak satu suara setelah di hitung surat suara terpakai itu adalah benar lebih satu suara. namun setelah adanya arahan dari panitia kecamatan tidak di lakukan lagi perhitungan suara.

Zainul Arifin Camat Kecamatan Deleng Pokhisen menjelaskan kepada media ini terkait adanya selisih perhitungan kelebihan suara 1 Suara. Setelah di teliti dan di hitung surat suara terdapat kelebihan 1 suara untuk pasangan calon no 2. hal ini kesalahan pada saat penulisan rekap perhitungan di dinding. saat itu juga sudah kita perbaiki dan betulkan sebagaimana mestinya. dan sudah di terima kedua belah pihak pada saat itu.

Meyangkut adanya keberatan calon yang di sampaikannya sudah kita teruskan kepada panitia Kabupaten jelas camat ini.

Terkaiait adanya perselisihan yang surat suara di beritanda atau satu suara yang robek sesuai beberapa pendapat dan pertimbangan itu dinyatakan syah karena di anggab konyak atau rusak  karena tidak ada unsur kesengajaan.

Persoalan ini sudah di bawa semua ke Kantor Camat Deleng Pokhisen Kabupaten Aceh Tenggara.

menyangkut adanya perselisihan suara rusak dan syah itu kewenangan panitia Kute dan saksi calon pada saat itu tidak ada protes dan kedua saksi sudah menanda tangani berita acara perolehan suara. jelas camat.

(Kasirin Sekedang)

News Feed