oleh

Pilkades Demokrasi Abal-abal Dengan Adanya Calon Kades suami isteri,di Desa Tersebut

 

Aceh Tenggara,baranewsaceh.co – Kutacane dengan adanya calon kades suami isteri, itu menunjukkan demokrasi di desa tersebut camping dan bopeng.

RASIDIN yang akrap di Sapa Wen Cane mengatakan pada awak media online.Adanya calon kades “boneka”, itu menunjukkan Pemerintah Desa tersebut gagal urus pendidikan demokrasi.
Kamis 6 Mei 2021

Ini yang terjadi di desa saya yaitu.desa Kerukunan, kecamatan bukit Tusam Kabupaten Aceh Tenggara.dengan adanya calon kades suami dan isteri.itu bukti kegagalan pembinaan desa dalam pendidikan demokrasi.imbuhnya

Pendidikan demokrasi dalam rangka me,wujudkan kedaulatan rakyat tidak diurus, justru saya hawatir politik uang dan pragmatisme yg dibudayakan.

Para satria itu lebih terhormat bila berhadapan dengan satria pula. Tidak dengan “boneka”. Meski dia gugur di medan laga.ungkapnya

Seorang kesatria terhormat, lebih suka pilih mengalahkan lawannya dalam arena daripada menjegalnya di luar arena.

Seorang pecundang, untuk bisa menang, biasa pilih lempar batu sembunyi tangan, daripada menghadapi lawan secara kesatria. Tutup Rasidin.
(Ady)