Pidie Jaya Dinilai Sukses Tekan Kemiskinan Ekstrim, Dapat Isentif Fiskal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 12 November 2023 - 05:40 WIB

50516 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meureudu  – Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan memberikan total insentif fiskal bagi daerah yang mampu menurunkan kemiskinan ekstrem dengan total anggaran Rp750 miliar.

Penyerahan insentif fiskal dilakukan oleh Wapres sebagai bentuk penghargaan untuk kategori kinerja penghapusan kemiskinan ekstrem tahun berjalan 2023.

Salah satu daerah yang dinilai berhasil menurunkan angka kemiskinan ekstrim adalah Kabupaten Pidie Jaya, atas prestasi tersebut maka Pemerintah Pusat mengganjar penghargaan sekaligus berhak mendapatkan insentif fiskal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Pidie Jaya, Ir Jailani Beuramat, Jumat (10/11/2023), menyampaikan bahwa Pidie Jaya, mendapatkan penghargaan sekaligus isentif fiskal dari Pemerintah Pusat sebagai salah satu daerah yang mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrim dari 7,26 persen turun menjadi 4,37 persen pada tahun 2022.

Penghargaan itu diserahkan Wakil Presiden, KH. Ma’aruf Amin, yang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Jailani mewakili Plt Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi, di Istana Wakil Presiden. Penghargaan itu berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan RI nomor 360 Tahun 2023.

Baca Juga :  Kolaborasi Indonesia - Turki Dalam Implementasi Program Beasiswa Yatim Tahap II & III Kabupaten Pidie Jaya

Kabupaten Pidie Jaya, pada masa kepemimpinan Aiyub Abbas dan wakil Bupati Said Mulyadi, telah berupaya dengan penuh dedikasi menghapuskan angka kemiskinan ekstrim.

Di mana penghapusan kemiskinan ekstrim ini merupakan program Pemerintah Pusat, dan Bupati – wakil Bupati Pidie Jaya berkerja dengan maksimal melaksanakannya.

Sehingga Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mendapat anugerah atas capaiannya menurunkan angka kemiskinan ekstrem tersebut, dari Wakil Presiden RI.

“Penghargaan tersebut atas usaha kita Pemkab Pidie Jaya dalam menurunkan kemiskinan ekstrim yang ada di daerah kita,” sebut Sekda Pidie Jaya, Ir Jailani Beuramat.

Menurutnya, Insentif fiskal yang diberikan Pemerintah Pusat atas kemampuan Pemerintah Kabupaten Pidie yang semasa dipimpin Aiyub Abbas dan Wakil Bupati Said Mulyadi.

“Dana fiskal ini akan dipergunakan untuk program yang bermamfaat bagi penurunan kemiskinan ekstrim yang masih tersisa pada tahun berikutInse.”katanya.

Ia mengatakan insentif ini adalah wujud penghargaan atas komitmen serta kinerja yang baik dalam dalam mencapai tujuan menghapus angka kemiskinan ektrim di Kabupaten Pidie Jaya.

Baca Juga :  Srikandi PLN ULP Meureudu Melaksanakan Sosialisasi Bahaya Listrik di Puskesmas Bandar Dua

Diterangkannya, data yang publis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2021 angka kemiskinan ekstrim Pidie Jaya mencapai 7,26 Persen. Namun pada tahun 2022 turun menjadi 4,37 persen.

Jika hasil statistik tahun 2023 sudah di publis, Ia yakin bahwa angka kemisikinan ektrim Pidie Jaya semakin menciut, yang disebabkan pada tahun 2023 ini sejumlah program diluncurkan untuk menanggulangi persoalan tersebut, baik itu melalui APBK maupun dengan dana desa di setiap gampong.

“Pencapaian ini cukup membanggakan karena tingkat penurunannya cukup signifikan,” kata Sekda, bangga.

Lebih lanjut Jailani menerangkan bahwa, Pemkab Pidie Jaya akan dilakukan pemadanan, sehingga menghasilkan data yang benar – benar valid. Dan penanggulangan kemiskinan ekstrim ini akan tetap terus dilakukan secara konvergen melalui konsolidasi seluruh sektor.

Berdasarkan data BPS, per Maret 2023 tingkat kemiskinan ekstrim di Indonesia sudah turun signifikan hingga mencapai 1,12%. Penurunan angka kemiskinan ekstrim yang signifikan tersebut merupakan hasil kerjasama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. (IP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aktivis Aceh : Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si diminta kembali untuk Melanjutkan Pembangunan di Pijay
PD PII Pidie Jaya Gelar LBT
Rajai Jajak Pendapat, H Said Mulyadi Calon Kuat Bupati Pidie Jaya Periode 2024-2029
Pemkab Pidie Jaya dan The Aceh Institute Finalisasi Draft Raqan KTR
Dr. Muslem Yacob Hadiri Wisuda Ke III STIS Ummul Ayman
Pemerintah Aceh Serahkan Kursi Roda Adaptif Bagi Anak Disabilitas Di Pijay
PD PII Pidie Jaya Gelar Konferensi Daerah, Saidil Mukammil Terpilih sebagai Ketua Umum
Abu Razak: Kami Titip Kader PA di Gerindra Untuk DPR RI, Dekfad Di Dapil 1 dan Fachrul Razi di Dapil 2

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 19:41 WIB

Pengadaan Baju LINMAS Pemilu 2024 di Agara Dugaan Sarat masalah dan Berbau Korupsi

Senin, 22 April 2024 - 03:31 WIB

Letkol Czi Arya Murdyatoro S.T. Jabat Dandim 0108 Agara Baru

Jumat, 19 April 2024 - 17:07 WIB

Motif Pembakaran Rumah Orang Tua Tokoh Muda Agara Rudi Tarigan Polisi Diminta Tegas mengusut Tuntas

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:53 WIB

Rudi Tarigan : Ingatkan Kepala Desa Jangan Gelap Mata Gunakan Dana Desa Jelang Lebaran

Minggu, 31 Maret 2024 - 14:36 WIB

Proyek Pengaspalan Jalan Nasional di Wilayah PPK 3.5 Aceh Tenggara Diduga Tidak Gunakan K3 saat Pengaspalan

Kamis, 28 Maret 2024 - 20:37 WIB

Pj. Gubernur Kirim Bantuan Masa Panik Untuk Korban Puting Beliung Aceh Tenggara

Rabu, 27 Maret 2024 - 22:47 WIB

Relawan Meminta Ali Basrah Maju di Pilkada 2024

Sabtu, 23 Maret 2024 - 15:29 WIB

PENJARA Endus Dugaan Keterlibatan Oknum Anggota DPRK Agara Penimbunan Pupuk Subsidi.

Berita Terbaru