oleh

PGRI Gayo Lues Sukses Menyelenggarakan Konferensi PGRI Cabang Se-Kabupaten Gayo Lues

 

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Setelah dibentuk pengurus PGRI Gayo Lues pada tanggal 21 Oktober 2020 yang lalu, maka PGRI Gayo Lues yang dinahkodai oleh Muhammad Yusuf, S.Pd, M.Pd langsung bergerak dengan membentuk Cabang di Seluruh Kecamatan melalui konferensi Cabang yang dimulai dari Kecamatan Terangun dan terakhir di kecamatan Putri Betung.

Ketua PGRI Gayo Lues Muhammad Yusuf yang didampingi oleh wakil Korwil 1 Selamat, S.Pd dan rekan-rekan, (Sabtu 21 November 2020), mengatakan tujuan dari PGRI Gayo Lues ini hanya tiga:
1. Meningkatkan Kompetisi Guru
2. Meningkatkan Kesejahteraan Guru
3. Advokasi / perlindungan Guru.

Saat diwawancarai “bagaimana cara untuk meningkatkan kompetensi guru sedangkan PGRI tidak ada anggaran”? . Maka Ketua PGRI menjelaskan untuk meningkatkan kompetensi tidak mesti mengeluarkan dana yang besar karena di PGRI ada tim ahli yang bisa dijadikan instruktur tanpa harus dibayar, jelasnya. Sedangkan untuk kesejahteraan guru PGRI tidak tinggal diam akan terus mengusulkan kepada pemerintah. Kemudian untuk advokasi atau perlindungan guru, PGRI akan selalu melindungi guru-guru yang bermasalah dalam menjalankan tugas, tambahnya.

 

WhatsApp Image 2020-11-21 at 6.19.50 PM
WhatsApp Image 2020-11-21 at 6.19.57 PM
WhatsApp Image 2020-11-21 at 6.19.37 PM
WhatsApp Image 2020-11-21 at 6.19.44 PM

 

Dalam hal mewujudkan tugas tersebut Pengurus PGRI berharap kepada Pemerintah “harapan kami kepada pemerintah daerah agar memberikan bantuan berupa sekretariat PGRI dan dana operasional kepada kami untuk melancarkan tugas kami sebagai PGRI. di
Diakhir pembicaraan ketua PGRI menjelaskan PGRI bukan musuh pemerintah namun mitra pemerintah maka segala kegiatan pemerintah hendaknya dilibatkan pengurus PGRI agar mutu pendidikan di Gayo Lues ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Hingga guru-guru Gayo Lues dapat membantu mewujudkan Masyarakat Gayo Lues Islami, mandiri dan sejahtera, tutupnya. (KADER PINING)

News Feed