oleh

Persiapan Calon Desa Proklim, Masyarakat Bener Baru Gotong Royong Massal

 

GAYO LUES , BARANEWS  | Masyarakat Bener Baru Kecamatan Blangpegayon Kabupaten Gayo Lues gelar gotong royong massal membersihkan parit pembuangan air dan mengumpul kan sampah plastik kedalam karung untuk dikumpulkan dalam suatu tempat yang telah disediakan masyarakat setempat Jumat (29/7/2022).

Gotong royong massal digelar khusus untuk bersih lingkungan sekali gus untuk mengumpulkan bahan plastik agar dapat di olah. Setelah gotong royong kita mengajak masyarakat menanam pohon dan bambu sepanjang aliran sungai Bener Baru penghijauan secara manual selalu kita lakukan semoga kelestarian hutan dihulu sungai Bener Baru terjaga. Kita melarang keras menebang hutan dan membakar hutan,” jelas Pengulu Bener Baru Suhirman.

 

 

Gotong royong selain bersama masyarakat juga dihadiri oleh Muspika Kecamatan Blangpegayon, hari ini selesai memasang bambu runcing di gapura pintu masuk. Kami diperintahkan oleh pak Camat sebelum tanggal satu harus selesai memasang bambu runcing di pintu masuk dan pintu keluar desa masing se-Kecamatan Blangpegayon, selain ada verifikasi Desa Bener Baru calon Proklim juga akan menyambut HUT RI Ke-77 Tahun 2022″ jelasnya.

Salah seorang aparatur desa Bener Baru Maan mengatakan, Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Pelaksanaan Proklim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 84 tahun 2016 tentang Program Kampung Iklim, dimana di dalamnya terkandung komponen utama, syarat pengusulan, penilaian dan kategori Proklim. Dalam pertauran menteri tersebut juga disinggung bahwa ProKlim dapat dikembangkan dan dilaksanakan pada wilayah administratif paling rendah setingkat RW atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa,” Jelasnya.

Abdiansyah

Jangan Lewatkan