oleh

Perangkat Desa Kurang Becus Banyak Proyek Tidak Selesai. Masyarakat Seneubok Bayu Mulai Resah

Indra Makmu, Baranewsaceh.co – Suasana Gampong Seunebok Bayu akhir akhir ini terasa kurang sedap, dikabarkan kinerja Keuchik dinilai oleh masyarakat mulai tidak becus, hingga akhir febuari 2020 Keuchik belum juga membuat Laporan Pertanggung Jawaban pra (LPJ) Tahun 2019.

Ironisnya rapat yang di laksanakan oleh pihak TPG secara bertahap juga tidak di hadiri keuchik, padahal rapat pertama Jum’at 31 Januari, rapat kedua 14 Februari dan rapat ketiga Jum’at 21 Februari 2020 selalu Keuchik di Undang, namun Keuchik tidak pernah hadir.

Disebutkan dalam berita acara yang dibuat oleh Tuha Peut Gampong dituliskan, yang pertama sikap Keuchik yang tidak mau mengikuti rapat, kedua Uang BUMG sebesar Rp 70 juta diduga diselewengkan, ketiga pencairan BUMG tidak melalui Prosedur yang sesuai AD/ART serta tata tartip penarikan dana BUMG, dan keempat banyak kegiatan terlantar berujung dana menjadi sisa anggaran (Silpa) mencapai Rp 280 juta.

Terkait hal tersebut awak media menghubungi Keuchik Seunebok Bayu Latif Rahman, kepada media Latif Rahman mengungkapkan bahwa sebenarnya kesalahan ada pada Kaur pembangunan “dana sudah ada kenapa Kaur Pembangunan tidak bekerja, sehingga begitu banyak dana Silpa” kata Latif Rahman yang akrap disapa Keuchik Pateng saat diwawanrai Selasa (25/02).
Ditambahkan Latif, bahwa proyek yang belum terlaksana terdiri, rumah rehap sebanyak 5 unit, jalan Rabat beton, Gedung TPA, dan Gedung Balai pertemuan.

Terkait rapat yang di adakan oleh TPG namun Keuchik tidak pernah hadir, dikabarkan Camat Indra Makmu sudah melayangkan surat teguran kepada Keuchik Seneubok Bayu dengan nomor 410.5/ 108/2020 berupa surat teguran agar supaya Keuchik segera menyelesaikan pertanggung jawaban pra LPJ. (ND)

News Feed