oleh

People Power” pentingkah bagi rakyat…?

Takengon : Baranewsaceh.co Terkait isu seruan untuk menggerakkan massa yang mengklaim sebagai bentuk protes terhadap dugaan kecurangan pemilu tahun 2019. Maka muncul istilah “people power” yang rencananya akan digelar pada 22 mai 2019. Menyikapi persoalan tersebut, aktivis yang juga sekjen LSM GEMPuR Namtara kepada media ini menuturkan. Minggu (19/05).

Kegiatan people power harus di maknai dalam arti yang luas, sehingga nantinya tidak menimbulkan kegaduhan bagi masyarakat. Namtara juga berharap, masyarakat tidak mudah terpancing dan terjebak dengan isu yang dimainkan oleh para elit politik nasional, dan jangan pula kita harus menjadi korban untuk memenuhi ambisi dari elit politik. Karena menurut aktivis muda LSM GEMPuR ini, manakala nanti terjerat dengan persoalan hukum, malah yang kita jagokan, justru tidak peduli sama dengan kita. Ini yang kita khawatirkan, imbuhnya.

Maka sebaiknya menurut Namtara lebih baik tolak yang namanya ” People Power ”  demi kedaulatan rakyat dan bangsa, dalam arti, bahwa negara kita adalah negara hukum. Jika ada menemukan data terkait kecurangan pemilu tahun 2019 maka sebaiknya laporkan ke institusi yang berwenang seperti badan pengawas pemilu (Bawaslu) dan mahkamah konstitusi. Karena menurut Namtara ada lembaga lembaga yang berwenang untuk menyelidiki terkait kasus pemilu.

Hakikatnya pemilu telah usai pasca pemungutan suara pada pada 17 april 2019 lalu. Untuk itu mari kita rajut kembali suasana yang kondusif, aman dan harmonis dengan meningkatkan tali silaturahim antar sesama.

Pemilu telah usai, kita hanya tinggal menunggu proses yang sedang dilaksanakan oleh penyelenggara KPU, dan hasilnyapun akan segera diumumkan

Terlepas siapa yang menang atau kalah, maka kita harus siap untuk menerima sebagai konsekwensi politik dari hasil sebuah demokrasi, karena menurut Namtara dimana ada pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. “Jika tidak siap untuk kalah, maka jangan pernah ikut untuk bertanding.

Lewat bulan Ramadhan yang baik ini, Namtara juga mengajak kita semua untuk lebih fokus menjalankan ibadah puasa dengan melatih kesabaran dalam memerangi hawa nafsu hingga tibalah hari kemenangan untuk kita semua. Pungkasnya. (DN)

Komentar

News Feed