oleh

Pentingnya Dokumen PSETK Untuk Pembangunan Pertanian Yang Berkelanjutan (Sustaenable)

Oleh : Mukhlis, S.Pt.,M.Ec.Dev. Widyaiswara Muda pada Unit Diklat Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Profil Sosial Ekonomi Teknis Kelembagaan (PSETK) adalah gambaran kondisi Daerah Irigasi (DI) yang disusun bersama oleh GP3A (kelembagaan pemakai air) dan instansi terkait, seperti bappeda, dinas pu pengairan dan dinas pertanian. Sedangkan dokumen PSETK merupakan buku petunjuk yang didalamnya terdiri- dari data sosial, ekonomi, teknis dan kelembagaan keadaan daerah irigasi (DI).

Dengan adanya gambaran tentang kondisi irigasi dan data sosial, ekonomi, teknis dan kelembagaan daerah irigasi (dokumen psetk) maka akan memudahkan kita untuk membuat sebuah perencanaan pembangunan pertanian secara utuh dan bisa/ mampu dilaksanakan. Kondisi irigasi akan menggambarkan seberapa besar potensi air yang mampu terdistribusi dari bendungan sampai dengan jaringan irigasi tersier (lahan sawah) dan data- data pada dokumen psetk bermanfaat bagi sebuah program kegiatan yang di buat dengan petunjuk yang tertera pada nya.

Besaran program kegiatan yang di buat sangat tergantung kepada keadaan nyata akan kondisi irigasi serta pendukung dari aspek sosial, ekonomi, teknis dan kelembagaan keadaan irigasi. Hal ini sangat penting diperhatikan karena menyangkut dengan daya dukung sarana dan prasarana yang tersedia, sehingga terhindar dari hal- hal yang dapat menghambat perkembangan program kegiatan yang di buat.

Potensi air irigasi mulai dari bendungan primer sampai tersier dengan pengelolaan yang baik dapat digunakan sebagai wadah ternak ikan air tawar yang potensial dan berdampak kepada penyediaan sumber protein hewani dengan nilai jual yang menguntungkan. Kegiatan tersebut bisa dilaksanakan apabila kelembagaan P3A telah terbentuk dan berfungsi sebagaimana yang diharapkan, sehingga saat pelaksanaan kegiatan tidak terjadi permasalahan dilapangan karena telah tersusunnya aturan- aturan formal, informal dan penegakan atas aturan tersebut.

Pemetaan kondisi irigasi dan perbaikan saluran yang rusak akan berdampak kepada luas tanam komoditas pertanian khususnya padi, dan kenaikan indeks pertanaman (IP) serta adanya peningkatan produktifitas sehingga efek ganda (multiplayer effect) yang ditimbulkan cukup besar bagi peningkatan pendapatan petani sampai mencapai taraf hidup yang makmur. Jika petani sudah mencapai tingkat kemakmuran seperti yang diharapkan tentu saja banyak program kegiatan pembangunan pertanian yang bisa ditawarkan untuk dilaksanakan dengan tujuan kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan bisa diwujudkan serta sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045. Aamiin Ya Rabbal’alamin.

News Feed