oleh

Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Secara Ramah Lingkungan Oleh UPTD BPTPHP Aceh Di Sabang

 

SABANG, BARANEWS | UPTD BPTPHP merupakan unit pelaksana teknis dinas balai proteksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan provinsi aceh. Adapun kegiatan dimaksud dilaksanakan selama satu hari yang dihadiri oleh kasie proteksi, kepala Lab, POPT fungsional UPTD-BPTPHP Aceh, dan POPT Sabang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah:

  1. Untuk menjaga kelestarian lingkungan;

Dilakukan secara organik, seperti penggunaan agen hayati, pestisida nabati dan racun yang tidak bersifat kimia (mudah terurai).

  1. Menjaga kelestarian musuh alami;
  2. Tidak menimbulkan kekebalan pada OPT yg dikendalikan;
  3. Menjaga hasil panen agar selulu sehat tidak mengandung racun kimia;
  4. Mengurangi pemaikaian pestisida kimia yang harganya lumayan mahal(menghemat biaya);
  5. Supaya petani dapat mengutamakan pengendalian OPT secara ramah lingkungan, sehingga dapat meminimalkan pemakaian pestisida kimia yg dapat membahayakan petani sendiri dan pencemaran udara pada lingkungan budidaya pertanian.

Aplikasi kegiatan dilakukan dengan penyemprotan tanaman cabe mengunakan agens hayati beauveria pada kelompok tani beudoh beusare gampong aneuk laot sabang.

Beauveria bassiana merupakan salah satu cendawan yang ditemukan pada tanah yang menguntungkan bagi berbagai tanaman. Cendawan ini memiliki kemampuan untuk menginfeksi beragam ordo serangga yang menjadi hama tanaman tanpa menyebabkan penyakit tanaman atau merusak produk hasil tanaman (McKinnon AC et al, 2018).

Beauveria bassiana dapat menjadi biopestisida untuk mengendalikan serangan beragam serangga seperti thrips, kutu kebul, tungau, kutu putih, kutu daun, kumbang (Soetopo & Igaa, 2007). Karena kemampuannya dalam mengendalikan serangan berbagai jenis hama serangga, maka Beauveria bassiana berpotensi menjadi agens pengendali hayati atau biopestisida yang ramah bagi lingkungan (Wartono, 2016).

Mengamati dari tujuan kegiatan ini menggambarkan begitu penting dan urgen nya pengetahuan tersebut untuk disampaikan kepada semua orang terutama bagi pelaku utama/ petani sebagai penghasil produk pangan. Hal tersebut berkaitan dengan keberlanjutannya (sustaneable) kehidupan umat manusia di muka bumi ini dengan terus berjalannya proses produksi komoditas pangan secara sehat, aman dan halal (sah).

Ucap syukur kepada Allah Swt dan terimakasih yang tak terhingga serta apresiasi kepada semua pihak, terutama kepada UPTD-BPTPHP Aceh yang telah bersusah payah dari daratan mengarungi laut sampai ke pulau weh untuk menyampaikan pengetahuan yang amat penting diketahui dan digunakan dalam pelaksanaan budidaya tanaman. Semoga apa yang telah disampaikan kepada kelompok tani beudoh beusare gampong aneuk laot dapat dilaksanakan juga di gampong lainnya yang ada di sabang dengan dibantu oleh tenaga POPT dan penyuluh pertanian.

Aamiin Ya Rabbal’alamin

Jangan Lewatkan