oleh

Pengembangan Ikan Air Tawar di Bendungan Jelobok Bener Kelipah

Oleh : Anwar Sahdi, S.TP, M.Si, Sekcam Bener Kelipah.

Bener Meriah Baranewsaceh.co – Jelobok adalah anugrah yang terbesar yang di berikan Allah, SWT bagi masyarakat Bener Kelipah, di dalam hamparan kebun kopi terdapat mata air yang tidak henti-hentinya mengalir walaupun di musim kemarau. Sudah berpuluh-puluh tahun masyarakat Bener Kelipah memanfaatkan sumber air ini sebagai Hulu sungai untuk mengairi sawah, untuk air minum dan kebutuhan lainnya disamping itu dijadikan sebagai tempat mencari ikan yang seakan tak pernah ada habisnya.

Menurut penuturan Camat Bener Kelipah Safriadi, S. Pd. M. Pd, Dahulu sumber air jelobok adalah ikon pemersatu masyarakat, karena saat sebelum bulan puasa (gayo:lo megang) selalu ada tradisi pesta rakyat menguras air jelobok (gayo:munemak kulem) dan setiap orang dengan bebas mengambil ikan-ikan hasil tangkapanya.

Kini setelah persawahan mulai beralih fungsi menjadi kebun kopi, berlahan-lahan tradisi ini mulai luntur bahkan hilang akibat jalur yang biasanya dijadikan tempat menguras bendungan (gayo:penyoahen) sudah menjadi lahan perkebunan kopi masyarakat, sehingga tidak mungkin lagi menguras bendungan sumber air jelobok. Sudah hampir 15 tahun sumber air jelobok ini tidak pernah di kuras dan selama itu pula masyarakat memanfaatkan air dengan kwalitas yang memprihatinkan, kondisi ini sangat miris dimana masyarakat yang bermukim di dekat sumber mata air, tapi terpaksa menggunakan air dengan kwalitas yang tidak layak, berminyak, berbau dan membawa sampah.

Alhamdulillah atas adanya inisiasi penerbitan qanun perlindungan sumber air jelobok mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, sehingga bendungan sumber air jelobok memiliki aturan yang memungkinkan masyarakat kedua kampung dapat bertindak tegas terhadap orang atau kelompok orang yang melakukan langkah yang berpotensi merusak ke asrian bendungan sumber air jelobok.

Qanun no. 01. Tahun 2020 tentang perlindungan bendungan sumber air jelobok merupakan era baru pengelolaan dengan penekanan pada azas kekeluargaan, tanggung jawab bersama, kelestarian dan keberlanjutan, peningkatan manfaat, kearifan lokal dan kepastian hukum.

Untuk tahap awal tahun ini sesuai arahan Bupati Bener Meriah di bendungan jelobok akan dikembangkan ikan air tawar dengan memprioritaskan ikan endemik yang sudah pernah ada dan memastikan bahwa program ini akan bersinergi dengan masyarakat sekitar terutama kampung Bener Kelipah Selatan dan Gunung Musara.

Insya Allah kedua kampung ini akan menjadi pelaksana sekaligus penerima manfaat dari program ini, hal ini disampaikan oleh sekda bener meriah Drs. Haili Yoga, M. Si dan di dukung oleh alumni mahasiswa program Aceh caroeng sebanyak 11 mahasiswa yang beberapa tahun lalu sudah mendapat pendidikan tentang perikanan di Aceh Selatan. Ungkapan tersebut dan disampaikan oleh kabag Kesra Sahlan Suhada lingga Lc.Ma.
Beliau menambahkan, hari ini kita melaksanakan survei lokasi dan memang layak untuk dikembangkan, Insya Allah program ini akan dibagi dalam tiga segmen yaitu pembersihan, pelepasan bibit dan perawatan.

Reje kampung Gunung musara Sofyan dan reje Kampung Bener Kelipah Selatan Tgk.Ramadhan, S. Ag. Menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang langsung memberi dukungan program untuk pengembangan bendungan jelobok ini, kami juga bersama masyarakat akan menjaga dan mengarahkan sebagian dari dana desa untuk mendukung program ini, Insya Allah kita akan arahkan kegiatan penerangan lampu Jalan ke lokasi ini sehingga memudahkan dalam merawat dan menjaga agar tidak terjadi pelanggaran qanun yang sudah di sepakati. Semoga program ini memberi kemanfaatan yang luas bagi seluruh masyarakat tutupnya.

Disisi lain Bupati Bener Meriah juga menyampaikan Kedepan bendungan sumber air jelobok akan menjadi objek wisata ikonik bagi kecamatan Bener Kelipah dan kabupaten Bener Meriah, dalam hal ini pemerintah daerah tidak akan membantu setengah hati. Seterusnya akan ada program pengembangan yang diarahkan ke sana dengan harapan masyarakat mampu berperan aktif dalam menjaganya. Insya allah kita berharap lingkungannya terjaga, dan masyarakatnya sejahtera.(Red).

Jangan Lewatkan