oleh

Pengamat Sebut Presiden Jokowi Kerap Miss Koordinasi Dengan Bawahannya

JAKARTA, BARANEWSACEH.CO  – Pengamat Politik Jerry Massie menyebut kalau kebijakan Presiden Joko Widodo kerap melakukan miss koordinasi dengan para bawahannya untuk penanganan virus corona.

Jerry mengakatan kalau hal tersebut terlihat saat Jokowi menolak pelonggaran PSBB dab bertentangan dengan para bawahannya dalam mengeluarkan kebijakan.

Disaat yang hampir bersamaan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Menkopolhukam Mahfud MD justru mengizinkan agar PSBB dilongarkan dengan syarat.

“Kepala BNPB melonggarkan PSBB yang mana usia 45 tahun ke bawah bisa kerja dan ini melanggar PSBB. Sedangkan presiden menyebut tak ada pelonggaran PSBB. Siapa sebetulnya yang harus didengar?,” kata Jerry dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/05/2020).

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies itu menuturkan Jokowi juga masih dipandang terlalu lemah dan kurang tegas terhadap bawahanya dalam rangka penanganan virus corona baru atau Covid-19.

Selain itu, Jerry menilai kalau koordinasi antar lembaga lemah di mana banyak kesalahan bicara yang keluar dari mulut petinggi negeri terkait penanganan Covid-19.

Menurutnya,bsejumlah menteri kerap tak menghiraukan aturan presiden bahkan bertentangan alias berjalan tidak satu komando.

“Presiden saya nilai lemah dan kurang tegas terhadap bawahannya. Setidaknya Presiden Jokowi harus menerapkan reward and punishment,” tuturnya.

Jerry menyebut kalau Presiden Jokowi seharusnya lebih berani untuk mengeluarkan kebijakan dan menunjukan ketegasannya kepada para bawahannya.

“Kendati (para menteri) sudah tak disukai publik bahkan kerap kontroversi tapi tak ada tindakan seperti pemecatan atau reshuffle,” pungkasnya. (RED)

News Feed