Pengadilan Tinggi Membatalkan Putusan PN Banda Aceh dalam Perkara Tipikor Suaidi Yahya

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 28 Maret 2024 - 18:24 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, 28/3/2024 |  Sebelumnya Pengadilan Tipikor PN Banda Aceh menghukum Suaidi Yahya dengan amar putusan menyatakan Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan kejahatan sebagaimana dalam dakwaan skundair, sehingga dijatuhkan hukuman 6 tahun dan denda Rp 300.000.000, serta dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 7.379.424.073 (tujuh miliar lebih).

Sedangkan dalam amar putusan Majelis Hakim Banding pada Pengadilan Tinggi dinyatakan bahwa Terdakwa, Suaidi Yahya terbukti bersalah melakukan kejahatan sebagaimana dakwaan primer Penuntut Umum. Dihukum pidana 5 (lima) tahun dan denda Rp 500.000.000 rupiah dan tidak dikenakan pidana tambahan berupa uang pengganti.

Terdakwa bersalah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap serangkaian ketentuan keuangan negara.

Putusan ini dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Tinggi, H Makaroda Hafat, MH yg didampingi oleh Dr H Supriadi dan Dr H Taqwaddin sebagai Hakim Anggota pada Pengadilan Tinggi Aceh cq Balai Gedung Tgk Chik Ditiro Banda Aceh. Demikian info yang kami terima dari Humas PT BNA.

Menurut Hakim Humas, ada tiga alasan dibatalkannya putusan Pengadilan Tipikor PN Bansa Aceh dalam perkara Suaidi Yahya.

“Ya benar Majelis Hakim Tinggi membatalkan putusan pengadilan tingkat pertama, karena menurut Yang Mulia tersebut unsur melawan hukum sebagaimana dalam dakwaan primer penuntut umum terbukti. Sehingga dalam perkara ini pasal yang diterapkan pada terdakwa adalah Pasal 2 UU Tipikor, bukan Pasal 3-nya sebagaimana dalam dakwaan skundair.

Kedua, terjadi pembatalan pemidanaaan (straftmaat). Jika pada putusan PN, terdakwa dipidana penjara 6 tahun dan denda Rp 300.000 maka pada putusan Pengadilan Tinggi menjadi pidana penjara 5 tahun dan denda Rp.500.000.

Baca Juga :  Dr. Muslem Serahkan Kursi Roda Dan Tongkat Ketiak Untuk Dua Warga Lampulo

Ketiga, pada Putusan PN Banda Aceh terdakwa dikenakan pidana tambahan uang pengganti lebih dari Rp 7.379.424.073 (tujuh miliar lebih). Sedangkan pada Putusan Pengadilan Tinggi hukuman pidana tambahan uang pengganti ditiadakan”. Demikian ujar Dr Taqwaddin, Humas PT BNA.

Terkait mengapa dibatalkannya pidana uang pengganti, Taqwaddin menjelaskan bahwa Majelis Hakim Banding tidak menemukan alat bukti baik berupa keterangan saksi maupun dokumen barang bukti yang dapat disimpulkan terdakwa menerima aliran dana dari kejahatan korupsi pada Rumah Sakit Arun Lhokseumawe.

Menurut perhitungan Inspektorat Lhokseumawe kerugian negara yang terjadi dalam perkara ini lebih dari 44 Milyar rupiah yang dilakukan oleh dua terdakwa yaitu Suaidi Yahya dan Hariadi. (DL)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ini Catatan selama Mudik dan Arus Balik di Provinsi Aceh
Kapolda Aceh Terima Audiensi Kepala BNNP Aceh
Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh Dan Irwasda Polda Aceh Gelar Halal Bi Halal Dengan Personel Polda Aceh
Pernah 2 Kali Menjabat sebagai Wakil Walikota, Zainal Arifin Dinilai Tak Bermanfaat untuk Masyarakat
FAB: Bacawalkot Irwan Djohan Dinilai Tidak Pro Rakyat
Pemerintah Turki Apresiasi Bantuan Masyarakat Aceh via BKPRMI
Para Pelapor Pastikan Kasus Penggelembungan Suara DPD di Pidie Akan Dibawa ke DKPP
Hari Kedua Idulfitri, 1.157 Kendaraan Pemudik Gunakan Tol Sibanceh

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 00:36 WIB

Di Open Hous Hari Raya Idul Fitri Jonniadi Ketua DPRK Nagan Raya Mengatakan Siap Maju Calon Bupati.

Rabu, 3 April 2024 - 05:52 WIB

KOPI JOKJA : Jokowi Putra Ideologis Soekarno Layak Jadi Ketum PDIP

Rabu, 27 Maret 2024 - 03:45 WIB

Pilkada Bireuen: Sosok H Mukhlis dan Ayah Fud Pontensi Besar Bersanding

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:59 WIB

Wakil Ketua 1 DPRK Nagan Raya Tolak Hasil Rekrutmen Anggota KIP Periode 2024 -2029.

Kamis, 21 Maret 2024 - 01:15 WIB

Bukan Rafly Kande, Ternyata Kursi DPR RI Dapil Aceh 1 Diduduki Ghufron Jika PPP Tak Lolos Ambang Batas Nasional

Jumat, 8 Maret 2024 - 03:09 WIB

DPD NasDem Bireuen Sambut Sukses dengan Rasa Syukur

Kamis, 7 Maret 2024 - 21:47 WIB

Hj. Aisyah Ismail Terpilih Caleg DPRA Partai Aceh Dapil 6, Srikandi Aceh Punya Suara Terbanyak

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:55 WIB

Caleg DPRA Golkar Dr. Ansari Muhammad Raih Suara Badan 15 Ribu, Dipastikan Kembali Melaju ke DPRA

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Istri Kopda Mirwansyah : Suami Saya Tidak Pernah Punya Senjata Api

Rabu, 17 Apr 2024 - 02:05 WIB