oleh

Pemuda Banda Aceh Dukung Upaya Bapak H. Aminullah Usman Bebaskan Banda Aceh dari Maksiat

Banda Aceh | Heri Safrijal S.P Ketua Pusat Studi Pemuda Aceh  mengaku sangat mendukung upaya Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE., Ak., MM yang berupaya membebaskan Kota Banda Aceh dari maksiat.

“Upaya Wali Kota ini sangat kita dukung. Sebagai seorang muslim, kita juga menginginkan agar Kota Banda Aceh dalam Bingkai Syariah ini benar-benar terwujud sebagaimana visi dan misi Pak Wali Kota,” Sebut Heri Pemuda yang tinggal Di Gampong Kramat Ini.

Heri yang juga Ketua PUsda menuturkan, sejatinya pelaksanaan Syariat Islam yang diinginkan oleh rakyat Aceh khususnya warga Kota Banda Aceh tentu termasuk bebas dari maksiat.

“Dengan pelaksanaan syariat Islam yang baik, kami rasa maksiat itu secara berangsur akan berkurang dengan sendirinya. Untuk itu butuh keseriusan dari Pemerintah Kota Banda Aceh dan dukungan semua pihak, agar cita-cita ini bisa terwujud,” kata Heri

Sebelumnya, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memerintahkan kepada Satpol PP-WH Banda Aceh untuk menindak setiap pelanggar syariat Islam tanpa pandang bulu .

Heri Safrijal Menguraikan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh sudah berada di posisi yang tepat dalam menindak pelanggaran syariat Islam, hal ini dibuktikan dengan beberapa kasus pelanggaran syariat yang cepat ditanggapi dan ditindak oleh Bapak Aminullah Usman S.E Ak MM.

Kita semua Warga Banda Aceh “Kita harus akui, Pemerintah Kota Kota Banda Aceh yang kini dinakhodai oleh Bapak Aminullah Usman sudah berada di posisi yang tepat, yakni menindak tegas dan cepat pelanggar syariat Islam. Hal ini terbukti, misalnya penindakan kasus para perempuan-perempuan gowes yang viral waktu lalu misalnya.

Kita apresiasi, karena dengan sigap kasus tersebut ditindak. Tentunya untuk saling menjaga syariat Islam di Kota Banda Aceh, dalam hal ini haruslah semua harus bersinergi dan didukung oleh semua pihak. Peran media massa dan laporan masyarakat sangat penting menurut saya”, tambahnya Heri yang juga Mahasiswa Megister Unsyiah ini.

Heri menambahkan, kritikan yang dibarengi dengan solusi akan lebih baik dibandingkan dengan teriak-teriak kosong. Jangan sampai, ketika ada kasus pelanggaran syariat Islam malah lebih suka mengkritik kesalahan personal ketimbang mencari solusi yang kongkrit bersama-sama..

maka dari itu Sebagai satu-satunya daerah yang menerapkan hukum berdasarkan syariat Islam, lanjut Heri imbauan Wali Kota sudah sangat tepat. “Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, apa yang kita cita-citakan untuk Banda Aceh Gemilang bisa diwujudkan,” Tutup nya.

News Feed