oleh

Pemuda Banda Aceh Angkat Bicara : Terkait Pasar Lamdingin, Harapan Baru Untuk Warga Kota.

Banda Aceh, (Baranews) Desas-desus berita pindahnya para pedagang pasar Mahira Lamdingin ke Peunayong kembali menjadi perhatian publik. Lantas dengan berbagai berita miring dari pihak yang menyalahkan Pemko Banda Aceh saat suasana Covid-19 yang sedang melanda.

Dalam hal ini , Ketua Ormas Pusat Studi pemuda ( Pusda ) Heri Safrijal angkat bicara
saat di konfirmasi oleh media Baranews.com menanyakan kenapa para pihak menyalahkan Walikota Banda Aceh tanpa melihat sejarah kebelakang.

Heri menjelaskan bahwa pasar Mahira lamdimgin menjadi Harapan baru bagi warga kota Banda Aceh direkanakan menurut Heri Masyarakat di Lamdingin dan sekitarnya sangat membutuhkan pasar tersebut, pembangunan pasar Mahira memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat di sekitar kawasan Daerah tersebut. makanya saat ini Pemerintah kota Banda Aceh Banda Aceh melanjutkan dan menyempurnakan pasar Mahirah,” Urainya.

Heri mengatakan, Dengan adanya pembangunan pasar Mahira lamdimgin ini menjadi harapan baru bagi masyarakat apalagi sudah merasakan manfaatnya, harga tanah pada kawasan Lamdingin meningkat, distribusi ekonomi dan aktifitas ekonomi menyebar, kawasan Lamdingin jadi ramai, geliat ekonomi sudah tumbuh selalu di kawasan tersebut. Jadi jikalau ada
analisa atau pendapat yang keliru kalau dikatakan pasar yang dibangun tidak dibutuhkan masyarakat dan membuat pedagang gulung tikar ya salah coba check saja di lapangan.

Heri menjelaskan bahwa  dimasa pemerintahan Amin-Zainal tidak ada pembangunan pasar, semua pasar dibangun pada masa pemerintahan sebelumnya “jadi Walikota sekarang hanya melengkapi fasilitas bangunan pasar dan berusaha untuk mengoperasikannya saja,” ujarnya

Berbagai tuduhan yang diberitakan selama ini menurutnya terlalu kejam Tampa ada cek in ricek di lapangan, seharusnya buka forum diskusi dan cari informasi baru buat berita sehingga masyarakat yang membaca tidak termakan berita yang kadar kebenarannya sangat kecil dan tidak akurat sebut Heri

“Setahu saya yang dibangun oleh Walikota sekarang cuma tempat wisata kuliner dibantaran sungai Peunayong, selebihnya semua pasar seperti Batoh, Ulee Lheu, Ulee Kareng dan Mahira Lamdingin itu semua dibangun dimasa pemerintahan sebelumnya,” ungkap  Heri.

“Seharusnya pihak-pihak yang peduli dan perhatian kepada Kota Banda Aceh mari sama -sama kita kasih masukan untuk Banda Aceh yang lebih baik, kalau mau langsung ke Pak Wali juga dipersilahkan lewat program Walikota menjawab,” sampai Heri.

Heri Selaku Pemuda kota Banda Aceh  mengaku kesal atas pemberitaan yang selalu menyalahkan kinerja Walikota Banda Aceh,
Heri menyambutkan jika ada kritikan membangun kepada pemerintahan Aminullah Usman-Zainal tetap perlu diberikan sebagai bagian upaya masyarakat yang cinta akan pemimpinnya. “Tentu dengan cara yang santun, elegan dan bermartabat. Kalau masih bisa berdialog, mengapa harus dengan cara yang tak elok,” pungkasnya Heri.

News Feed