oleh

Pembangunan 5 Titik Talud Jalan di Tahura Kota Subulussalam Terancam Tidak Selesai Sesuai Jadwal

 

Subulussalam, BARANEWS |  Pembangunan Talud penahan longsor di 5 (lima) titik yang terletak di Tahura Desa Lae Ikan, Kec. Penanggalan, Kota Subulussalam mulai pertengahan bulan Juli s/d pertengahan Oktober 2021 diperkirakan pekerjaanya baru 15-20%, demikian yang disampaikan Rendra tim lapangan proyek tersebut saat dikonfirmasi beberapa awak media dilokasi kerja, Selasa (12/10/2021).

Kepada media Rendra juga mengatakan Pagu Anggaran pekerjaan talud Penahan longsor tersebut 12 Milyar lebih, terbagi di 8 titik pekerjaan, Kota Subulussalam dan Kab. Aceh Singkil, dari 8 titik tersebut 5 diantaranya di kota Subulussalam.

Dasar pantauan beberapa awak media yang turun ke lapangan, dipandang perlu adanya pengawasan ekstra dari Dinas terkait atas proyek itu, karena waktu tersisa hanya 2,5 bulan lagi habis masa kontrak. Bukan hanya itu, sudah lazim di kota Subulussalam memasuki bulan September dan Desember setiap tahun nya curah hujan cukup tinggi, sehingga longsor kerap terjadi.

Masih dari pantauan, bahkan ada titik yang belum dimulai penggalian, tenaga kerja yang terlihat minim dilapangan serta tidak menggunakan alat pelindung diri lemgkap dan rambu-rambu tanda ada pekerjaan jalan, termasuk tanah timbun sebagaimana yang disampaikan Rendra, ” belum tau didapat dari mana.”

Agar proyek pembuatan talud tersebut selesai tepat waktu dan berkuwalitas, dipandang perlu keseriusan dinas terkait melakukan pengawasan ekstra.

Junaidi Berutu.

News Feed