oleh

PELUANG USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DITENGAH PANDEMI COVID-19


 

Oleh:

Novita Haslinda

Mahasiswa IAIN Langsa

 

Pandemi covid-19 terus menggerus dunia perekonomian. Salah satu imbasnya adalah pemecatan karyawan atau PHK. Mau tak mau, mereka yang terkena imbas covid-19 harus mencoba mencari peruntungan baru untuk menambah penghasilan. Andi, adalah seorang warga yang tinggal di Desa Tanah Berongga Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah seorang yang terkena dampak pemecatan akibat covid-19. Beliau mencoba berternak ikan lele untuk mengisi kekosongan dengan berharap akan menghasilkan uang dari beternak ikan lele tersebut. Beliau menyatakan bahwa saat ini beternak ikan lele biisa jadi salah satu pilihan para pegawai yang sedang work from home atau dirumahkan. Karena budidaya ikan lele dapat memberikan penghasilan yang menjanjikan jika ditekuni dengan serius.

Budidaya ikan lele tidak membutuhkan banyak modal, hal ini menjadi salah satu alasan banyak orang yang ingin berbisnis budidaya ikan lele. Hal ini dapat dibuktikan dengan perhitungan biaya yang dibutuhkan dalam membeli segala keperluan beternak ikan lele hingga biaya operasional setiap bulannya.

Modal keseluruhan biaya beternak ikan lele jika ditotal berkisar 2 juta Rupiah. Sebagai contoh saat memulai bisnis ikan lele, Anda memerlukan dua terpal berukuran besar seharga Rp.600.000. Kemudian untuk membuat kerangka kolam dapat digunakan bahan bambu yang kuat dengan harga maksimal Rp.300.000. Paku dan keperluan lainnya berkisar Rp.50.000/ Sehingga total biaya untuk kolam ikan lele Rp.950.000. Ada tiga hal yang wajib dipersiapkan setiap bulannya dalam beternak ikan lele yaitu;

  1. Bibit Ikan lele

Bibit ikan lele diperlukan sebanyak 2000 ekor, biasanya dibanderol dengan harga Rp.500.000

  1. Pakan Ikan

Biaya pakan ikan Rp.500.000 setial bulannya.

  1. Vitamin dan Obat Ikan Lele

Untuk keperluan vitamin dan obat dibutuhkan biaya Rp.100.000. Vitamin dan obat berguna agar pertumbuhan ikan lele semakin baik.

Total biaya bulanan untuk membudidayakan ikan lele adalah Rp.1.100.000. Sehingga total biaya keseluruhan yang dibutuhkan untuk beternak ikan lele adalah Rp.2.100.000. Pengeluaran ini hanya berlaku saat Anda baru memulai bisnis ternak ikan lele. Apabila sudah memasuki panen kedua, Anda hanya mengeluarkan uang untuk biaya operasionalnya saja.

Setelah Anda mengetahui besaran modal yang dibutuhkan dalam beternak ikan lele, Anda juga memahami bagaimana cara yang benar dan tepat dalam memeliharanya.

Untuk memulai bisnis budidaya ikan lele, tidak membutuhkan banyak pengalaman ataupun pengetahuan khusus. Hanya saja, apabila si peternak tidak memiliki pengetahuan sama sekali, sudah dapat dipastikan budidaya ikan lele akan gagal di panen.

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa untuk dapat memulai bisnis budidaya ikan lele, maka Anda perlu menyiapkan modal awal berkisar Rp.2.000.000. Desangan modal tersebut, Anda akan mendapatkan sebanya 2000 ekor lele yang dapat mencapai 500kg saat dipanen. Dengan harga jual Rp.10.000 per kg, maka omzet yang diperoleh dapat mencapai Rp.5.000.000. Jadi, keuntungan yang diperoleh lebih dari dua kali lipat dari modal yang telah dikeluarkan.  Maka dari itu tidak ada alasan untuk menunda bisnis ini. Karena apabila dijalani dengan serius dan sesuai dengan langkah-langkah budidaya pendapatan yang diperoleh dapat meningkatkan perekonomian keluarga terlebih lagi pada masa Pandemi Covid 19 saat ini.

Jangan Lewatkan