oleh

Pasca Idul Fitri Kakanwil Kemenkumham Aceh Pantau Langsung UPT Pemasyarakatan Aceh

BANDA ACEH, BARANEWSACEH.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh Zulkifli, SH.MH didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman menyambangi 3 (tiga) UPT Pemasyarakatan Aceh pasca Idul Fitri 1441 H/2020 M. Kunjungan pertama dilakukan ke Rutan Kelas II B Jantho pada rabu (27/5/2020), kunjungan kedua ke Bapas Kelas II Banda Aceh pada hari kamis (28/5/2020). Sedangkan kegiatan kunjungan ketiga dilakukan ke Rutan Kelas II B Banda Aceh, sabtu (29/5/2020).

Kepada tim media Kakanwil menjelaskan bahwa pemantauan maksud kunjungan ke Lapas/Rutan Aceh pasca perayaan lebaran idul fitri 1441 H ini dilakukan dalam rangka memantau situasi layanan bagi penghuni Lapas/Rutan dan memastikan kondisi keamanan di UPT tersebut dalam keadaan kondusif, pemantauan ini juga kami lakukan melalui telepon langsung ke Kalapas/Karutan untuk memastikan kondisi Lapas karena tidak adanya pembukaan layanan kunjungan ke Lapas, kunjungan hanya dilakukan secara online. Menurutnya kalau di Aceh budaya berlebaran dan kunjungan keluarga dari rumah ke rumah, dari rumah ke Lapas/Rutan bagi yang ada anggota keluarganya sedang menjalani pidana merupakan hal sakral dan menjadi budaya lokal atau kearifan lokal masyarakat di Aceh selama 3 sampai 7 hari berturut- turut, ungkapnya.

Namun karena kondisi wabah Covid-19 belum reda secara nasional maka kami telah menginstruksikan kepada seluruh Kalapas, Karutan dan Kepala LPKA di Aceh untuk menunda pelayanan kunjungan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Lapas/Rutan, tambah Kakanwil Zulkifli yang baru 3 bulan bertugas sebagai Kakanwil Aceh.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman ditanya tentang data ODP dan PDP Covid-19 di Lapas/Rutan Aceh, Meurah mengakui sampai saat ini belum ada petugas dan warga binaan di Lapas dan Rutan Aceh yang positif Covid-19.

“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada petugas dan wbp yang menderita Covid-19, hal ini berkat kerja keras petugas kami di Lapas/Rutan yang dengan sungguh-sungguh menerapkan protokoler kesehatan dan melaksanakan 12 langkah instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Lapas/Rutan/LPKA, baik dalam penerimaan barang titipan keluarga untuk narapidana maupun dalam menerapkan budaya bersih dilingkungan tempat tinggal, urai Meurah Budiman.

Adapun 12 langkah dimaksud beberapa diantaranya yakni Penerapan SOP keluar masuk Lapas, penyemprotan disinfekstan, penundaan kunjungan langsung ke Lapas, penyediaan APD, dan pelaksanaan asimilasi bagi narapidana dan anak di rumah sesuai dengan Permenkumham No. 10 Tahun 2020.  Kata Meurah Budiman menutup wawancaranya. (HS)

News Feed