oleh

Panitia Halangi Pers Pada Acara Kunjungan Sekda Aceh, Di Aceh Timur

Aceh Timur. Baranewsaceh.co – Acara Road Show Rapat Kerja Lanjutan Percepatan Program Sekda Aceh ke Kabupaten Aceh Timur menuai cerita yang tidak sedap, secara tidak langsung sejumlah wartawan dilarang mengambil foto di sekitar acara, dan Sekda Aceh Dr. Taqwallah enggan di wawancara.

Tidak hanya itu sejumlah peserta lebih kurang 1300 orang mengeluh karena acara rapat tidak nyaman, jangan kan snacks air minum pun tidak di layani, padahal di luar ruangan kotak snack bertumpuk dalam plastik, mungkin panitia enggan membagi kepada peserta karena kue nya rasanya tidak enak, diduga di pesan di kantin Dinkes. “ini benar benar rapat tikus, bahkan lebih parah seperti rapat gareng (dedekhung)” kata seorang peserta dari Desa Pulo U Kecamatan Nurussalam Rabu (16/10-2019)

Acara yang di adakan bertempat di gedung idi sports center (ISC) sungguh sangat disayangkan kenapa Kinerja wartawan dihalangi Padahal Jelas dalam peraturan No 40 tahun 1999 dikatakan setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang dapat menghambat atau menghalangi sesuai ketentuan pasal 4 ayat 2 dan ayat 3 terkait menghalang-halangi upaya media untuk mencari memperoleh dan mengolah informasi, dapat dipidana dalam pidana kurungan penjara selama 2 tahun atau denda paling banyak 500 juta rupiah.
Jadi ini ketentuan pidana yang diatur dalam undang-undang pers.

Salah seorang panitia panitia pelaksana Dinkes Aceh timur Mengatkan bahwasanya bukan menghalangi namun sekda Aceh tidak suka jika banyak media yang lalu ketika sekda Aceh lagi berbicara. (Nurdin)

 

News Feed