oleh

Oposisi seharusnya tetap menjadi oposisi

-HEADLINE, OPINI-20180 views

Oleh : Nawal azka. Mahasiswa ilmu politik universitas Islam Negeri Arraniry (Ketua DEVISI Bidang Informasi Dan Komunikasi Ilmu Politik Uin ARRANIRY).

Rakyat harus punya tempat untuk mengadu Kondisi saat ini membuat seolah perpolitikan kita seperti main-main, jika yang dulunya oposisi mengatakan berpihak dengan pemerintah dikarenakan persoalan public, dimana memang harus bersatu untuk mengedepankan kepentingan rakyat, saya rasa itu hanya omong kosong dalam politik, dimana saat kontestasi mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden secara tidak langsung itu telah menciptakan perpecahan dalam masyarakat, sangat jelas terlihat.

Ini menjadi persoalan dalam masyarakat, seharusnya oposisi jika memang ingin mengedepankan kepentingan rakyat, maka oposisi harus mempunyai komitmen untuk tetap menjadi oposisi, seberanya ini bagus, karna oposisi itu juga mempunyai peran penting dalam mengontrol pemerintahan.

Sebelumnya kita lihat bahwa oposisi itu dipercaya masyarakat sebagai pelindung masyarakat sendiri dalam mengkritik pemerintah, dan juga menjadi peran dimana aspirasi rakyat dapat ditekan, dimana minimnya juga terkait kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewannya. dan akan bebahaya jika tidak ada oposisi dalam pemerintahan, mereka seharusnya seperti magnet, dimana positif dan positif tidak dapat bertemu, malah positif dan negative yang dapat menyatu.

Artinya apa jika semua partai menyatu itu Sama saja memisahkan dari dari kepercayaan masyarakat, jika andai kata rakyat kembali kecewa terhadap pemerintah, kepada siapa lalu rakyat harus percaya ?

Padahal ini kesempatan untuk oposisi dalam memperkuat kepercayaan dalam hati masyarakat,

ini tidak etis jadinya kalau kita melihat semua partai politik menjadi satu kubu.

News Feed