oleh

Oknum Pj Pengulu Gumpang Jaya Kecamatan Babussalam Diduga Selewengkan Dana Kegiatan Fisik

Aceh Tenggara, Baranewsaceh.co |  Oknum Pj Pengulu Gumpng Jaya Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara, diduga telah melakukan korupsi serta telah menyelewengkan anggaran dana desa Tahun 2020.

Dari hasil penelusuran wartawan media teropongbarat.com pada hari Selasa (29/9/20) bahwa selain dugaan penyelewengan dana desa oknum Pj Pengulu desa Gumpng Jaya kecamatan BabussalamAceh Tenggara juga telah menggelapkan anggaran penanggulangan Covid 19 sumber dana desa.

Hal itudisampaikan oleh salah seorang warga desa Gumpang Jaya Kecamatan Babussalam kepada media teropongbarat.com pada selasa 29/9/20), tapi enggan ditulis namanya.

Nara sumber tersebut menambahkan bahwa adapun indikasi dana kute Gumpang Jaya di duga di korupsi itu terdiri dari dana kegiatan pembangunan MCK, Pembangunan Gedung BUMK dan Dana Penanggulangan Covid 19. Sekitar Rp 270.000.000. Lebih yg di tarik sekitar pada bulan Mei tahun 2020 lalu.

Serta dalam setiap pengajuan kegiatan desa oknum Pj Pengulu tersebut didugaan kerap melakukan pemalsuan tanda tangan oknum BPK kute serta kerap menjual nama Sekda Pemkab Agara yaitu saudara Riduan MSi.

Terkait hal itu Pj oknum Pengulu Desa Gumpang Jaya Kecamtan Babussalam Aceh Tenggara, Julkipli Eli Joni saat dihubungi oleh media ini melalui Hpnya, sampai berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban klarisifikasi terkait tudingan dugaan korupsi sejumlah aitem di desa tersebut. (Hidayat) hari Selasa (29/9/20) selain menyelewengkan dana desa, oknum Pj Kades Gumpang juga telah menggelapkan anggaran penanggulangan dana desa Covid-19 sumber APBN.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga desa Gumpang Jaya Kecamatan Babussalam kepada awak media pada selasa (29/9/2020), tapi enggan ditulis namanya.

Nara sumber tersebut menambahkan bahwa adapun indikasi dana kute Gumpang Jaya diduga di selewengkan itu terdiri dari dana kegiatan pembangunan MCK, Pembangunan Gedung BUMK dan Dana Penanggulangan Covid-19. Sebesar Rp 270.000.000,- Lebih yang di tarik sekitar pada bulan Mei tahun 2020 lalu.

Dalam setiap pengajuan kegiatan desa oknum Pj Kades Gumpang jaya diduga kerap melakukan pemalsuan tanda tangan oknum BPK kute serta kerap menjual nama Sekda Pemkab Aceh Tenggara.

Terkait hal itu Pj oknum Kades Gumpang Jaya Kecamtan Babussalam, Julkifli Eli Zonni saat dihubungi awak media ini melalui selular sampai berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban klarisifikasi terkait tudingan dugaan penyelewengan sejumlah item di desa tersebut. (Ady)

 

News Feed