oleh

Nurhayati Dirikan Pesantren Murah di Kecamatan Pining

Gayo Lues, Baranewsaceh.co – Bantu masyarakat berekonomi lemah, Nurhayati  dirikan pesantren murah di kecamatan Pining. pesantren didirikan dijalan Ekan diatas lahan seluas satu hektar.

Hj. Nurhayati Sahali Pemilik Yayasan Bunaya pada Rabu 3/3 menyebutkan tujuan mendirikan Pesantre murah untuk meringankan beban masyarakat yang berekonomi lemah tetapi menginginkan anaknya dapat menimba ilmu agama . Dengan niat membantu masyarakat yang tinggal di pedalaman maka dirinya membangun pesantren. Saat ini pihaknya mendapatkan bantuan dana pembebasan tanah seluas satu hektar dari seorang sahabat yang bertempat tinggal di Jakarta.rencana pembangunan gedung dengan matrerial kayu dan di bawah pesantren akan dibangun kolam ikan.

Bantuan awal untuk lahan sudah ada saat ini pihaknya sangat membutuhkan donatur yang bisa membantu pembangunan gedung dari para dermawan dan donator.diharapkan dengan bantuan para dermawan  pesantren murah untuk masyarakat pedalaman bisa terwujud.

Kisah keinginannya membangun pesantren Mura di kecamatan Pining karena harapan masyarakat pedalaman dan permintaan para tokoh agama di kecamatan Pining. Masyarakat sangat mengharapkan generasi muda kecamatan Pining bisa menjadi generasi yang islami dan alqurani.

yang sangat memotivasi pembangunan Pesantren saat mahasiswi Unversitas Semarang asal Pining Belajar Tafiz Alquran di Pesantren Bunaya saat masih  daring akibat Corona.

Nurhayati mengatakan Kecamatan Pining belum banyak perubahan ekonomi masyarakat masih lemah.kehidupan masyarakat belum terangkat secara ekonomi.

Beberapa Minggu yang lalu kami dari Bunaya mengadakan lomba pentas seni islam. Pimpinan TPA disana sangat rindu dengan adanya kegiatan tersebut . Dari hasil lomba beberapa anak Pining kita beri beasiwa.

Animo  masyarakat sangat besar untuk masuk pesantren. Namun karena ekonomi merek sangat lemah mereka tidak bisa ke pesantren.  tokoh masyarakat memintah kaki untuk mendirikan pesantren. Akhirnya mendapatkan wakaf dari seorang sahabat di Jakarta. Kita membeli tanah staau hektar dijalan ekan.

Konsep pesantren kuarh masyarakate membayar seminimal mungkin yang terjangkau dengan kemmapuan.kemudian untuk mendukung biaya operasional pesantren kita membuka usaha peternakan pertanian perikanan. Pesantren yang terintregrasi dengan itu.

Selain memiliki pesantren Nurhayati juga gemar membantu masyarakat yang tidak mampu tapi ingin menimbah ilmu ke luar Aceh saat ini Santri yang di berangkatkan nyantri untuk menghafal Alquran di Jabotabek dan Semarang sudah  mencapai 1000 orang. Yang ikut program tafis lebih dari 300 orang.Untuk program tafis ada yang gratis ada yang bayar.

Suhatsa warga Pining sangat bersyukur dengan adanya rencana  pembangunan pesantren di daerahnya .diharapkan dengan adanya pembangunan pesantren dapat membantu masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ke pesantren. Diharapkan pesantren kelak bisa membangun generasi yang islami. (Yud)

News Feed