oleh

Nova Iriansyah Menghadiri Acara Yang Berkerumunan Massa

Banda Aceh
T.Wariza Arismunandar
Ketua Umum SEMMI Cabang Kota Banda Aceh.

Sehubungan Dengan Keluarnya Surat Ederan Gubernur Aceh
Terkait Pemerintah Aceh melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) baik PNS maupun tenaga kontrak untuk menghadiri acara buka puasa bersama dalam upaya pengendalian penyebaran COVID

Maka Kami Melihat Adanya Pelanggaran Yang dilakukan Oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansah
Yaitu Menghadiri Acara yang menyebabkan kerumunan massa

Dalam Hal Ini jelas Gubernur Aceh Nova iriansyah Telah Melanggar Aturan yang dibuat oleh dirinya,
Apakah Aturan Yang Itu hanya berlaku untuk Bawahan Saja ?

Jika Banyak Yang Mengatakan Gubernur Bukan ASN Maka Saya Akan menjelaskan

ASN dalam kata lain adalah aparatur pemerintahan. Nova iriansyah bagian dari aparatur pemerintahan sekaligus pembina politik di aceh saat ini, sehingga harus konsisten dengan apa yang di ucapkan.

Kemudian Nova Iriansyah harus menjadi contoh bagi rakyat aceh, jangan ketika itu adalah selera penguasa boleh di lakukan, kalau yang lain tidak boleh
Ungkapnya

Selain Melanggar Aturannya Sendiri Nova Iriansyah Juga Melanggar Pasal 218 KUHP

Ada pun Pasal 218 KUHP menyebutkan: Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak Rp 9.000.

Jelas sudah Nova iriansyah Melanggar Pasal 218 KUH
Maka kami Meminta Kepada Pihak Kepolisian Untuk Dapat Segera bertindak Terkait Pelanggaran Yang dilakukan Oleh Gubernur Aceh (Nova Iriansyah)
Sekaligus Ini menjadi Peringatan Keras Bahwasanya Kita Di aceh betul2 ingin memutuskan Rantai covid 19
Dan Menjadi Tanda Bahwasanya Aparat Kepolisian Aceh Tidak pandang Bulu terhadap Hukum

T.wariza menambahkan
Pemerintah Aceh Hari ini Tidak mampu Untuk memberikan Contoh Yang baik Untuk Masyarakat Aceh,
Bagaimana Mungkin Rakyat Patuh terhadap Atauran Yang Dibuat

Tutupnya T.wariza Aris Munandar

Jangan Lewatkan