oleh

Mustaqim Calon Reje Kampung Yang Masih Bujangan

 

Aceh Tengah – Baranewsaceh.co –  Pekan ini media sosial selalu diramaikan dengan perbincangan terkait pencalonan salah satu calon Reje kampung yang sudah berpendidikan S2, masih muda, single, tepatnya di Kampung Keramat Mupakat kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Hal yang paling menarik dari pembicaraan tersebut adalah ikut sertanya seorang kandidat yang masih bujang alias belum memiliki calon ibu PKK dengan latar belakang pendidikan seorang magister.

Mustaqim (27), satu dari 3 kandidat yang akan bertarung dalam pemilihan Reje Kampung Keramat Mupakat. Sosok pemuda energik ini turut serta dalam kontestasi pemilihan Reje Kampung yang akan berlangsung pada tanggal 28 Desember mendatang.

Mustaqim saat di konfirmasi media ini
Rabu (25/12) mengatakan. Saya ingin memberikan stimulus bagi kelompok pemuda atau kaum milenials agar mampu merubah paradigma “keikutsertaan saya dalam kontestasi ini setidaknya sedikit merubah mindset bahwa memimpin itu tidak harus tua” ungkapnya.

Selanjutnya alumnus magister administrasi Publik dari Unimal lhokseumawe ini juga menuturkan. “Perlu ada gagasan dan program inovatif dalam membangun desa, dan itu hanya di miliki oleh generasi muda Pengabdian bukan harus menjadi seorang ASN sebutnya. Menjadi seorang Reje kampung adalah suatu cara agar kita dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat yang di pimpin. Semoga dengan disiplin ilmu yang telah di miliki, kiranya dapat merubah arah kebijakan yang lebih profesional menuju desa mandiri dan makmur sejahtera.

Selain itu Ia juga menjelaskan tentang gagasan berliannya untuk desa, bahwa penggunaan dana desa haruslah efektif dan efesian tidak hanya fokus pada fisik semata. demikian juga dengan administrasi desa bagaimana bisa berjalan dan memudahkan pelayanan bagi masyarakat, ” Insha Allah jika kami diberi amanah maka, kita akan fokus program inovatif yang bersentuhan dengan ekonomi masyarakat, disisi lain kita juga akan mengoptimalkan sektor pariwisata yang ada diwilayah kita yang memang menjanjikan sebagai pintu masuk pendapatan desa” jelasnya.

Mengakhiri pernyataanya Ia juga berkeinginan menjadikan kampungnya sebagai desa percontohan dalam segala hal baik tingkat daerah, provinsi bahkan nasional, dengan kerendahan hati ia memohon do’a serta suport dalam mengikuti pemilihan ini. Pungkasnya (Dani).

News Feed