oleh

Muralub PDA di Aceh Tengah Menyisakan Misteri dan Segudang Masalah

 

Aceh Utara, Baranewsaceh.co –Tgk Ibnu Basir menilai Berlangsungnya MURALUB PDA di dataran tinggi gayo pada tanggal 10-11 September 2021 masih menyimpan teka teki dan segudang masalah.
Di antaranya bahwa tidak semua DPW yang sah ikut diundang, termasuk tidak diundangnya DPW Aceh Utara.
Pengurus DPW PDA Aceh utara menduga bahwa tidak diundangya DPW Aceh utara karena dianggap tidak sejalan dengan kebijakan DPP, mungkin Dpp khawatir kalau hadirnya mereka tidak akan memuluskan setingan DPP agar Abi muhib dapat diangkat dan dipilih kembali menjadi ketum DPP- PDA periode 2021 -2026.

Hal itu juga diperkuat dengan adanya informasi dari peserta muralub yang mengisahkan bahwa dalam penentuan dipilih dan diangkatnya Abi muhib sebagai ketum untuk periode 2021 sd 2026 disampaikan secara tiba-tiba dan para peserta terheran- heran ungkap salah seorang peserta muralub yg tidak bersedia disebutkan namanya. Di samping juga bahwa perpanjangan tersebut masih menimbulkan tanda tanya, bagaimana mungkin bisa diperpanjang langsung padahal Abi muhib masih menjabat sebagai ketum Partai Daerah Aceh periode 2018 -2023, secara hukum kan tidak boleh satu orang menjabat ketum di dua partai yang berbeda.
Karena itu, DPW Aceh utara masih menganggap perpanjangan ketum Partai Daerah Aceh (PD Aceh) kepada Ketum Partai Darul Aceh (masih rencana) dapat diduga melanggar undang -undang.
Kami juga meminta kepada kanwil kumham Aceh agar dapat mengkaji dan membatalkan pelaksanaan muralub di Aceh Tengah tersebut keluhnya.

Sebagai catatan tambahan bahwa kami selaku DPW Aceh utara yang sah merasa aneh bahwa Dpw Aceh Utara katanya sudah dibekukan tetapi suratnya tidak pernah diterima, dan tidak memenuhi aturan AD/ART yg harus diawali oleh SP 1 dan SP 2 serta proses yang berlaku.
Sejatinya sebagai partai yang identik dengan Partai Ulama dapat menjalankan kebijakan sesuai dengan namanya dan tidak arogansi, tutupnya. (RK)

News Feed