oleh

MPU Bener Meriah Luruskan Postingan Akun Fecebook MPTT Bener Meriah.

Bener Meriah Baranewsaceh.co Mejelis Permusyawaratan Ulama (MPU) kabupaten Bener Meriah mengeluarkan pernyataan sekaligus mengklarifikasi postingan yang di unggah melalui akun fecebook Majelis Pengkajian Tauhid Tashawuf Kabupaten Bener Meriah.

Dalam unggahan tersebut pada poin pertama tertulis bahwa “MPU Bener Meriah tidak pernah mengeluarkan Fatwa bahwa Majelis Pengkajian Tauhid Tashawuf (MPTT) Bener Meriah Sesat ”

Menanggapi unggahan tersebut Wakil ketua 1 MPU Bener Meriah sekaligus ketua Kerukunan Umat Beragama, Tgk Abdurahman Lamno.S.Sy mengatakan “Perlu untuk di ketahui bahwa MPU Bener Meriah tidak dapat mengeluarkan Fatwa, melainkan hanya menjalankan Fatwa. Menurutnya yang berhak mengeluarkan fatwa adalah MPU Provinsi Aceh.

Kemudian menyangkut lahirnya sebuah Fatwa menurut wakil ketua1 MPU Bener Meriah adalah kewenangan dari pihak MPU Provinsi Aceh. Jadi kapasitas MPU Bener Meriah bukanlah pembuat Fatwa, melainkan yang menjalankan fatwa. Jelasnya.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Tgk. Abdurahman Lamno bersama sejumlah ulama dalam menanggapi postingan di akun fecebook MPTT Bener Meriah. Kamis (24/09).

Lebih lanjut Tgk. Abdurahman Lamno, S.Sy juga menyebutkan. Hasil kunjungan silaturahmi antara MPU, Dinas Syariat Islam, Forum kerukunan Umat Beragama (FKUB) unsur TNI/ Polri serta anggota Badan Inteligen Negara (BIN) ke tempat Majelis Pengkajian Tauhid Tashawuf (MPTT) yang dilaksanakan pada hari Rabu 23 September 2020 adalah sebagai berikut.

1. Meminta semua pihak untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

2. Tidak mudah terpancing dengan statement sesat dari sebagian pihak, karena belum ada fatwa resmi dari MPU Provinsi Aceh.

3. Saling menjaga komunikasi, koordinasi, dan silaturahmi dengan instansi terkait.

4. Saling menjaga kerukunan antar umat beragama.

Sementara itu pengurus Majelis Pengkajian Tauhid Tashawuf (MPTT) kabupaten Bener Meriah yang beralamat di kampung Pantan Tengah, kecamatan Permata kabupaten Bener Meriah, hingga berita ini di terbitkan belum dapat di hubungi.(Dani).

News Feed