oleh

Merasa Dizhalimi, Kuasa Hukum dan LSM GAAK Datangi Mapolres Nagan Raya

 

Suka Makmue, Baranewsaceh.co – Merasa terzhalimi, Pimpinan dan kuasa hukum PT Tuah Akfi datangi Mapolres Nagan Raya, Jumat, (24/1/2020) yang turut didampingi dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Aceh Anti Korupsi (LSM GAAK).

Kepada awak media, Kuasa hukum Sekretaris PT Tuah Akfi Utama, Ririn menjelaskan maksud dan tujuan pihak kuasa hukum dan pimpinan perusahaan tersebut berkunjung ke Polres Nagan Raya.

“Kunjungan untuk silaturahmi dan konsultasi hukum terkait permasalahan yang selama ini dimunculkan oleh oknum oknum demi kepentingan pribadi dan kelompok,” ungkap Ririn.

“Selama ini melalui pemberitaan pimpinan kami (Akrim) dipojokkan, padahal sebaliknya beliau menjadi bulan-bulanan dari oknum oknum yang rakus pekerjaan dan uang, maka pimpinan kami ditumbalkan,” tambah Ririn yang menceritakan sebelum Akrim pimpin forum tiga wilayah (Fortil) perusahaannya banyak mendapatkan pekerjaan di beberapa perusahaan.

Selama Akrim pimpin fortil hampir semua pekerjaan mulai dari perusahaan di Aceh Barat, Aceh Jaya dan Nagan Raya diputuskan kontrak tanpa ada pemberitahuan.

“Saya sudah menjadi seketaris beliau lebih kurang 4 tahun namun baru sekarang berbeda pemutusan pekerjaan serentak dan beliau ada upaya dijebloskan ke penjara, imbasnya bukan hanya perusahaan namun juga tertekan psikis keluarganya,” terangnya.

Pihaknya mempertanyakan keadilan dari pejabat dan aparat penyelenggara negara. Efeknya banyak karyawan yang sudah diberhentikan untuk sementara, para karyawan itu berasal dari kalang anak anak para suhada dan masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara, Penguru LSM GAAK, Said menduga ada aroma kepentingan oknum yang mengarah ke jatah atau Gratifikasi yang diatur oleh pengusaha pengusaha berduit.

“Kami tegaskan siapapun oknum yang terlibat kami akan sampaikan langsung ke bapak presidendan, kami minta hal hal yang seperti ini supaya bisa diadili oknumnya,” tegas Said.

“Kami dari LSM GAAK sangat mengaresiasi Organisai Forum Tiga Wilayah (Fortil) yang kinerjanya sangat bagus, langsung menyentuh para anggotanya yang umumnya rakyat Aceh korban konflik,” tambah Said.(Rilis)

News Feed