Menko Polhukam: Tidak Ada Kriminalisasi untuk Politisi

Redaksi Bara News

- Author

Selasa, 10 Oktober 2023 - 04:34 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta  – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan tidak ada kriminalisasi terkait kasus korupsi yang melibatkan politi,  karena selama ini selalu bisa dibuktikan di pengadilan.

“Kan tidak ada yang tidak terbukti di pengadilan. Selalu ada buktinya dan selalu ada barangnya yang disita dan dikembalikan ke negara, berarti bukan kriminalisasi dong,” kata Mahfud MD melalui keterangan tertulisnya,  saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (6/10/2023)

Mahfud menilai, munculnya anggapan kriminalisasi itu manakala objek atau subjeknya merupakan orang partai politik biasanya hanya untuk membela diri atau mencari alasan untuk memojokkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selalu ada (anggapan) politisi bahwa ada kriminalisasi dan sebagainya, ya itu artinya terkadang kriminal betul,” kata dia.

Baca Juga :  Program Cuti Bersyarat, Bharada E Sudah Keluar Penjara Sejak 4 Agustus 2023

Mahfud tidak menampik jika yang dimaksud adalah politisasi hukum yang wujudnya pilih-pilih kasus untuk dilakukan penanganan.

“Itu persoalan moral. Kan bisa saja misalnya ketua pengadilan (mengatakan) ini entar dulu. Untuk bisa entar dulu ini naik ke kasus apa tidak, itu bisa saja terjadi korupsi di situ. Itu yang disebut politisasi,” katanya.

Mahfud mengatakan,  Kejaksaan Agung serta Kepolisian telah mengambil sikap untuk menghentikan sementara penanganan kasus-kasus korupsi yang melibatkan politikus sampai selesai masa pemilu.

Sebab, berdasarkan pengalaman di berbagai daerah menjelang Pemilu ada orang yang tidak salah dilaporkan lalu pencalonannya batal.

“Yang menyangkut menteri punya politik, calon anggota DPR, DPRD, calon pilkada semuanya kalau terlibat kasus korupsi dihentikan dulu, ditunda dulu, bukan ditutup tapi ditunda sampai selesai pemilu,” katanya.

Meski demikian, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersikukuh untuk tetap melanjutkan penanganan kasus korupsi tanpa terpengaruh masa pemilu.

Baca Juga :  Mendagri: Hasil Kerja Keras, Inflasi Juli 2023 makin Membaik

“KPK bilang, kami jalan terus, hukum tidak akan berhenti karena ada pemilu,” katanya.

Menurut Mahfud, terkait prinsip KPK itu, Pemerintah tidak bisa ikut campur karena berpotensi menyalahi hukum acara sehingga hanya bisa memberikan imbauan meski tetap ada koordinasi.

“KPK ada di rumpun eksekutif tapi bukan anggota kabinet, seperti KPU, Komnas HAM, LPSK, Bawaslu sehingga kami tidak bisa ikut campur. Nanti salah secara hukum acara kalau kita masuk ke dalam,” katanya.

Sebelumnya, KPK telah  menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo  di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9/2023), dan menemukan barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing.

Penggeledahan itu terkait dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. (IP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dua Anggota Separatis Papua Tewas Dalam Penyergapan Aparat Keamanan
Resmi, Kementerian PAN-RB Izinkan ASN WFH 16-17 April 2024
TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide
Polri Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58
Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2024, Kakorlantas Polri Beri Trauma Healing
RIB Tegaskan Agar Jokowi segera Ganti Menteri, Wamen & Komisaris BUMN Yang Inkonsistens
Ahli Prabowo-Gibran: MK Tak Berwenang Adili Pencalonan Gibran
Sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 15:15 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Sungai Aih Bobo

Sabtu, 13 April 2024 - 14:43 WIB

Komsos, Media Babinsa Untuk Jalin Silaturahmi Bersama Warga Binaan

Kamis, 11 April 2024 - 17:44 WIB

Empat Rumah Di Kecamatan Terangun Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kamis, 11 April 2024 - 11:29 WIB

Jalin Silaturahmi, Babinsa Desa Soyo Komunikasi Sosial Dengan Tokoh Masyarakat

Kamis, 11 April 2024 - 01:50 WIB

Kerna nge Sawah lo Sijeroh, Urum Ulen si Baik, Kadang Ara Salah Langkah, Kadang Ara Salah Tingkah, Keluarga Besar Media Baranews muniro maaf lahir dan batin

Rabu, 10 April 2024 - 12:55 WIB

Keluarga Besar Kodim 0113/ Gayo Lues & Persit Kartika Chandra Kirana Cab XXVI Dim 0113 Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda Mengucapkan : “SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1445 H” “Mohon Maaf Lahir Dan Bathin”

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Sambut Idul Fitri Brimob Berbagi

Senin, 8 April 2024 - 16:36 WIB

Babinsa Koramil 10/Pantan Cuaca ikut mendampingi Kegiatan Pembagian Sembako dari dana Desa

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Militer Iran: Serangan terhadap Israel Capai Target

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:37 WIB

INTERNASIONAL

Seorang Pria Terluka dalam Penembakan di Bandara Kuala Lumpur

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:34 WIB

PERISTIWA

Sebanyak 14 Orang Meninggal Akibat Tanah Longsor di Tana Toraja

Minggu, 14 Apr 2024 - 20:03 WIB