oleh

“Melawan Pelecehan Seksual di Dunia Digital” Mengangkat Tema Webinar Listerasi Digital Kabupaten Pidie

 

Selasa, 31 Agustus 2021, Jam 13.30 WIB

PIDIE, BARANEWS ACEH | Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Aceh yaitu, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T., dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

AJI MUDHO ARIBOWO, S.ST.,M.MT People Develepoment PT Adaro Indonesia, pada pilar KECAKAPAN DIGITAL yang memaparkan tema “INFORMASI DIGITAL, IDENTITAS & JEJAK DIGITAL ”. Dalam pemaparannya, Aji menjelaskan jangan sembarangan mengumbar agar tidak terjadi pelecehan. Penyebab pelecehan antara lain pandangan politik, penampilan fisik, gender, ras, agama dan orientasi seksual. Macam pelecehan antara lain body shaming, scamming, sexting dan sebagainya, maka lindungilah identitas digital Kita karena kita harus mewaspadai phising atau pemalsuan dan Kita harus mengamankan password kita yang salah satunya cek di https://howsecureismypassword.net/ .   

Bertransaksi Dilanjutkan dengan pilar KEAMANAN DIGITAL, oleh RINA AGUSTINI, S.Pd Guru SMK ICB Bandung dengan mengangkat tema “MENDETEKSI KEAMANAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL”. Rina menjabarkan beberapa jenis ancaman digital yang kerap tidak disadari antara lain hoax, doxing (menyebarkan informasi pribadi ke publik), kebocoran data dan game online (jenis permainan yang tidak sesuai umur anak). Untuk melindungi diri menurut Rina diantaranya kurangi waktu menggunakan media sosial, batasi informasi yang kita dapat, perbarui software keamanan dan gunakan password yang kuat. Apabila kita sudah mendapatkan ancaman, ada beberapa hotline seperti kontak@kominfo.go.id, atau kontak di nomor WA 081519456822

Pilar BuDAYA DIGITAL, oleh UMAR MAHDI, SH.,M.H Dosen Fakultas Unigha Pidie yang memberikan materi “LITERASI DIGITAL DALAM MENANGKAL TERORISME, RADIKALISME DAN SEPARATISME”. Umar membahas tentang penggunaan digital dalam melakukan terorisme, radikalisme dan separatisme yang dilakukan oleh sebagian individu, organisasi maupun komunitas dengan tujuan tertentu. Pemerintah telah menerbitkan UU tentang terorisme, Permehan dan sebagainya. Menangkal semua ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah juga sebagai tanggung jawab kita semua terutama para generasi muda yang rentan akan hasutan dan ajakan oleh orang tidak bertanggung jawab dengan niat dan tujuan tertentu. Peran orang tua dalam menjaga, mengawasi dan melindungi anak dalam beraktifitas di dunia maya. Cek media sosial anak  berteman dengan siapa saja, komunitas mana saja dan aktifitas apa saja yang mereka lakukan di luar sana.

Narasumber terakhir pada pilar ETIKA DIGITAL, oleh IRWANDI, M.Ag Ketua IGI Kabupaten Pidi. Irwan mengangkat tema “ETIKA MENGHARGAI KARYA ORANG LAIN DI MEDIA SOSIAL”. irwandi menjelaskan jenis karya di media sosial antara lain berupa tulisan, video, audio dan foto. Sementara bentuk penghargaan  karya antara lain menulis pujian atau komentar yang baik, klik like di media sosial dan apabila akan memberi saran, berikan kalimat yang bijak dan positif, meminta ijin atau mencantumkan nama pencipta karya apabila akan share.

Webinar diakhiri, oleh SITI ZUMAROH seorang Influencer memberikan pendapatnya tentang aktifitas Siti sebagai influencer dimana sangat konsen dengan keamanan akun nya dan arus mengetahui lebih dalam mengenai cara dan perangkat keamanan di dunia digital. Sebagai seorang influncer, juga sering share karya orang lain yang dianggap bermanfaat, tapi tetap tidak lupa untuk selalu mencantumkan nara sumbernya.

News Feed