oleh

Masyarakat Muyang Kute Mangku Terima Bantuan Ketahanan Pangan

Bener Meriah. Baranewsaceh.co – Kendati sempat mengalami keterlambatan dalam hal penyaluran bantuan program ketahanan pangan, Camat Bandar Rais Abidin.SH merasa optimis dan yakin bahwa bantuan yang bersumber dari dana desa tersebut dapat di manfaatkan oleh masyarakat desa yang berada di kecamatan bandar. Hal ini dikuatkan mengingat bantuan yang di berikan bukan dalam bentuk uang tunai, melainkan dalam bentuk bibit, benih, pupuk serta pakan.

Faktor penyebab keterlambatan ini menurut Rais Abidin di sebabkan karena sebelumnya pihak kecamatan terlebih dahulu menerjunkan tim sosialisasi ke setiap desa guna untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bantuan ketahanan pangan yang di berikan.

Alhamdulilah semua desa dapat menerima program yang disosialisasiksn. Lebih lanjut camat Rais Abidin mengatakan. “Kita tetap berupaya membantu masyarakat yang terimbas akibat pandemi covid 19. Namun kita juga berkeinginan bantuan tersebut tidak melanggar aturan dan sesuai juknis dan Permendagri. Ujarnya.

Begitu juga halnya dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk kecamatan Bandar sudah mencapai 98% hanya tinggal 2 desa yang belum tersalurkan, yaitu desa Pondok Ulung dan desa Gunung Antara. Sementara itu faktor penyebab keterlambatan penyaluran bantuan tersebut di karenakan Reje Kampung setempat mengundurkan diri.

Penjelasan tersebut di sampaikan oleh camat bandar Rais Abidin saat menyampaikan laporan singkatnya pada louncing perdana penyerahan bantuan program ketahanan pangan di desa Muyang Kute Mangku kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah. Selasa (07/07).

Sebelumnya kepala Reje Kampung Muyang Kute Mangku Katno juga merincikan jumlah penerima bantuan ketahanan pangan yang ada di desa Muyang Kute Mangku. Dalam penuturannya Katno menjelaskan sekilas tentang fropil Kampung Muyang Kute Mangku, dengan jumlah penduduk 337 jiwa terdiri dari 115 KK.

Jumlah penerima BLT sebanyak 26 KK dengan total anggaran senilai Rp 70.200.000 (Tujuh puluh juta dua ratus ribu rupiah).

Sedangkan penerima bantuan ketahanan pangan sebanyak 110 KK dengan total anggaran sebesar Rp 59.175.000 (Lima puluh sembilan juta seratus tujuh puluh lima ribu rupiah)

Adapun rinciannya penerima bantuan adalah sebagai berikut :

Bibit cabe besar dan pupuk 37 KK
Bibit cabe rawit dan pupuk 41 KK
Bawang merah dan pupuk. 18.KK
Benih Ikan dan pakan. 6.KK
Ternak Unggas dan pakan. 6.KK
Penerima bansos. 1. KK

Bupati Bener Meriah yang di wakili Sekda Drs. Haili Yoga.M.Si sangat mengapresiasi camat Rais Abidin, mengingat baru satu bulan bertugas sebagai camat Bandar, akan tetapi mampu menyatukan persepsi masyarakat terkait bantuan yang di berikan. Begitu juga halnya dengan Kapolsek, Danramil serta para reje kampung yang telah bekerja ekstra di desa masing masing.

Sekda Haili Yoga juga mengabarkan bahwa program ketahanan pangan yang di awali di kabupaten Bener Meriah kini telah di adopsi oleh Nasional, bahkan provinsi juga sudah melakukan program serupa. Sekda juga menyebutkan bahwa bantuan program ketahanan pangan yang di canangkan oleh Bupati Bener Meriah Tgk. Sarkawi merupakan sentuhan moralitas di saat merabaknya wabah pandemi covid 19.

Kita berharap dengan adanya bantuan ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman yang bisa di jadikan sebagai penyangga ketahanan pangan. Artinya kita harus merubah mainset masyarakat kita agar tidak berpikir serba instan, yaitu serba beli. Padahal kita bisa menghasilkan sendiri. Sebagai contoh tanaman sayur mayur. Timpalnya.

Usai menyampaikan bimbingan dan arahannya. Sekda Drs. Haili Yoga didamping Asisten 2 Abd Muis, camat bandar Rais Abidin Kapolsek, Danramil serta Reje Kampung menyerahkan bantuan program ketahanan pangan kepada masyarakat Muyang Kute Mangku.

Sementara louncing penyerahan bantuan ketahanan pangan turut di hadiri oleh para reje kampung se-kecamatan bandar, mukim kute teras, dan para penyuluh dari BPP Bandar. (Dani)

News Feed