oleh

Masyarakat Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Gampong Seunebok Rambong

 

Aceh Timur, Baranews |  Masyarakat mensyinyalir adanya dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan aparatur desa Gampong Seunebok Rambong Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur.
Seiring dengan hasil Investigasi Tim dilapangan, ditemukan banyak proyek desa tidak padan dengan biaya anggaran.
“Masyarakat mulai curiga terhadap kinerja Keuchik sejak 2016, sampai sekarang 2021 contoh pada saat Kegiatan Anggaran tahun 2020.
Gedung PKK, Menasah, Tambah BLT Covid, biaya penanggulangan wabah covid.

Anggota TPG Senebok Rambong Saiful Bahri menyebutkan kegiatan Rehap Jalan, Saluran/Paret Jalan, pembukaan Jalan Baru, dan proyek 3 Unit Plat beton, Lampu Jalan,
Untuk biaya PKK dan lain lain, Khusus untuk dana BUMG Hasil belum ada karena sawit belum buah, Ketua BUMG atau Bendahara BUMG disinyalir belum jelas, BUMG dikelola secara kerjasama dan belum dilegalkan sesuai SK Keuchik” kata Saiful bahri tidak 13 Oktober 2021.

Sementara dilain pihak warga meminta aparat Inspektorat untuk Audit LPJ dana desa “Kami minta penegak hukum usut tuntas dugaan penyimpangan dana gampong dari tahun anggaran 2016 hingga 2020 ,” Ujar Warga.

Terpisah saat dikonfirmasi Keuchik Seuneubok Rambong Dahlan menjelaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan kegiatan sesuai petunjuk yang tertera di Rincian Anggaran Biaya (RAB)
“Tidak ada penyimpangan, semuanya sudah sesuai dengan RAB” Ujar Keuchik Dahlan Selasa (12/10).
Ditambahkan karena masa jabatan saya mau habis dan saya tidak akan naik lagi, bahkan saya sudah buat Qanun Gampong Seunebok Rambong tentang masa jabatan hanya satu periode” ungkap Keuchik Dahlan tanpa menyebutkan penjelasan Qanun Selasa (12/10)

Namun saat dikonfirmasi dihari berikutnya Keuchik Dahlan membantah mengenai qanun tersebut, bahkan Keuchik menyebutkan “untuk apa Qanun jabatan saya saya aja mau habis” Ujar Keuchik Dahlan. (Tim)

News Feed