oleh

Masyarakat dan Mahasiswa Rime Raya Datangi Urang Tue, Meminta Plt Kades Serta Kadus Lumu Dicopot

WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.24.04_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.29.12_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.24.11_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.26.03_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.29.23_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.15.28_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.25.41_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.24.14_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 12.16.06_resize

 

GAYO LUES, BARANEWSACEH.CO | Sabtu malam pukul 20:00 tanggal 13 Juni 2020 puluhan masyarakat dan Mahasiswa Desa Rime Raya datangi Urang Tue / Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tujuan Beraudiesi.

Ahmad Salihun Salah satu mahasiswa semester 3 IAIN Takengon dampingi masyarakat menyampaikan Aspirasi Terkait Kezaliman yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, hal ini terjadi diduga kuat terorganisir terstruktur dan masif.

Mengapa tidak, perihal yang terjadi adalah pergantian anggota Satuan Perlindungan Masyarakat – Walayatul Hisbah (SATLINMAS-WH) di gonta ganti sesuka hati Plt Kades tanpa ada dasar hukum yang sah. dan ini di nilai berbau politik Pilkades oleh masyarakat umum.

Bukan hanya itu di tambahkan Junaidi Mahasiswa Komunikasi Universitas Malekussaleh Lhoksemawe, dalam pandemi ini pemerintah dalam dalam memikirkan masyarakatnya sudah mengalokasikan anggaran. untuk mengupayakan pemutusan mata rantai Corona. Namun anehnya ada satu warga masyarakat Rime Raya Dusun Lumu tidak mendapat fasilitas astisifasi Virus Corona yaitu Putra Aman Hapiza Fourqon berupa masker dan obat salam salaman Hand Sanitizer seperti layaknya warga-warga lain yang di bagikan Kadus masing-masing.

Ini jadi pertanyaan?
Mengapa Aman Hapis di perlakukan seperti itu? sebut juna.!

Juga ada beberapa masyarakat yang belum menerima Bantuan Apapun karna nama mereka masuk dalam pengusulan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) namun belum ada kepastian Hingga sekarang, salah satunya aman Bedah, mereka mencoba menanyakan kepada pemangku desa namun mendapat jawaban tidak memuaskan.

Atas dasar itu Kami menilai Plt Kades tidak peka terhadap masyarakatnya dan tidak tau tupoksinya sebagai Plt serta tidak Mampu menjalankan tugas dengan baik. Jika tidak bisa ngapain duduk jadi orang nomor satu di desa ini, lebih baik mundur secara teratur sebut juna.

Ada beberapa poin catatan yang di sampaikan masyarakat kepada URANG TUE / BPD:

1. Saudara Budi di ganti dengah saudara Belian dari Satlinmas -WH penuh pertanyaan…?
2. Aman Hapis di perlakukan bukan seorang layaknya warga masyarakat Rime Raya
3. Informasi Bantuan masih mengambang.
4. Keterbukan Informasi APBK kampung tidak pernah ada sejak tahun 2016 Hingga sekarang.

Tuntutan masyarakat dan Mahasiswa …!
1. Meminta Plt Kades mundur secara teratur.
2. Meminta Kepala Dusun Lumu Desa Rime Raya turun dari jabatanya secara teratur.

Lamsyah (masyarakat) mengatakan Jika Plt tidak mundur, kami akan tempuh jalur hukum karna kami masyarakat sudah 2 kali merasa di tipu oleh Plt.

Modusnya sama seperti kasus sebelumnya kami masyarakat di perlakukan seperti layaknya bola kaki opor kesana oper kemari. Kami tanya ke Plt, itu wewenag mantan tanya ke mantan juga sebaliknya. Kami masyarakat merasa di tipu, akan kita tempuh jalur hukum dengah bukti yang sudah kami kantongi. Karna sudah dua kali kami di perlakukan seperti ini ucapnya dengan nada kesal.

Selamat selaku ketua Urang Tue Desa Rime Raya, menyambut dengan baik kedatangan warganya. kami siap menampung aspirasi masyarakat dan akan kami lakukan yang namanya SIDIK SASAT USUL PRIKSE (penyidikan) sesuai Tupoksi kami, dan akan kita selsaikan secara baik-baik musyarawarah harapnya.

Sebelumnya terimakasih yang tak terhingga saya ucapkan kepada masyarakat saya datang kesini baik-baik dan santun.

Namun jika tuntutan bapak-bapak dan adik-adik Mahasiswa Belum Bisa kami jawab, pemberhentian penghulu tidak semudah membalikan telapak tangan ada mekanisme tertentu. Kami akan coba berkoordinasi dengan atasan kami dulu yaitu Pak Camat Kecamatan Terangun. Jika memang Plt Kades dan kadus Lumu terbukti bersalah kita akan tindak sesuai peraturan yang berlaku ucap Urang Tue. (Red)

News Feed