oleh

Masyarakat Batak Harus Berani dan Serius Ajukan Wakil Bupati Aceh Tenggara Dari Kaumnya

* Ada Gabe Tambunan, SE; Arnold Napitupulu,SH; dan dr.Elvistron Pane, M.Kes adalah Politikus berpengalaman dan birokrat

Oleh: Januar Pagar M.Lubis

Sejarah dan kesaksian, serta cerita nenek moyang kami, bahwa orang Batak(Tapanuli), sudah ada di Aceh Tenggara, sebelum kemerdekaan RI.Mereka datang ke Aceh Tenggara, sewaktu peperangan Sisingamangaraja XII(pasukan) melawan Belanda, dan pekerja paksa (rodi) pada jaman Belanda, dan Romusha pada zaman Jepang.

Masyarakat Batak, yang sering disebut orang Tapanuli di Aceh Tenggara, sebenarnya punya 5 puak(sub etnis), yaitu Batak Toba, Batak Simalungun, Batak Pakpak, Batak Karo, dan Batak Mandailing.

Di tahun 1974, orang Batak juga punya peranan besar, dalam pemekaran Kabupaten Aceh Tenggara, dari Kabupaten induk, yaitu Kabupaten Aceh Tengah yang beribukota Takengon, seperti Bapak Setya Siahaan, Bpk.J.B.Nababan, dan Bpk.Samosir, dan lain-lain.Juga, jumlah orang Batak, di Kabupaten Aceh Tenggara, berkisar antara 30-35% dari keseluruhan penduduk, dan menempati urutan kedua, setelah suku Alas, dan suku-suku lain, seperti Gayo, Singkil, Aceh, Jawa, Nias, Minang, dsb.

Tapi sayang, bahwa orang Batak yang mayoritas penganut Kristen(non muslim), yang hidup dan tinggal di Aceh Tenggara, masih dibilang “kurang beruntung”, seperti belum pernah menduduki posisi camat, Direktur R.S.Sahudin, Direktur PDAM, Direktur BUMD, kadis, asisten, sekda, wakil bupati, di Bumi Sepakat-segenap Tanoh Alas Metuah ini.

Keadaan tersebutlah, yang menggerakkan hati seorang Politikus Partai Golkar, Gabe Tambunan, SE; Yang sudah 3 periode menjabat anggota DPRK Kabupaten Aceh Tenggara, dan salah seorang pengurus Lembaga komunikasi budaya Batak (LKBB), dan juga sekarang anggota Komisi A DPRK Aceh Tenggara, serta wakil ketua Pengurus harian DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara.

Keinginan beliau untuk menerobos, suatu kevakuman, rasa pesimistis, dan kurangnya “nilai tawar” suku Batak di Aceh Tenggara, dalam jabatan dan perhelatan Pilkada; Padahal suku Batak sudah lama tinggal di Aceh Tenggara, sebelum kemerdekaan, dan nomor 2 penduduk mayoritas; Menjadikan beliau akan maju jadi wakil bupati Aceh Tenggara, pada Pilkada yang akan datang, apalagi didukung oleh suku Batak, dan tokoh-tokohnya, baik itu tokoh agama, khususnya kristen, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh marga, dan tokoh pemudanya.

Beliau mau berpasangan dengan sosok M.Salim Fachry, SE.MM sebagai bupati; H.Ali Basrah, S.Pd.MM; Bukhari Buspa yang sekarang menjabat wakil bupati Aceh Tenggara; H.Amru yang sekarang Bupati Gayo Lues, yang besar dan sekolah di Lawe Sigala-gala.

Sewaktu perbincangan santai dengan Jurnalis media online Baranews.aceh, yang didampingi Kabiro Tabloid Mitra Polda, Gabe Tambunan, SE ingin mengubah nasib dan paradigma suku Batak di Aceh Tenggara, suatu saat orang Batak dapat menjadi camat dalam wilayah mayoritas Tapanuli, seperti Kecamatan Lawe Sigala-gala, Kecamatan Babul Makmur, dan Kecamatan Leuser.Dan, juga mengubah model pemerintahan sekarang, yang membuat rasa ketidakpercayaan, saling curiga, dan kurang dewasa dalam pendidikan politik, ujarnya.”

Disamping saudara Gabe Tambunan, SE; Ada lagi sosok Arnold Napitupulu, SH yang mantan anggota LSM, yang punya Semangat, tegas, lugas, dan merakyat, yang telah dua kali menjabat anggota DPRK Aceh Tenggara. Juga, ada lagi seorang birokrat, dr.Elvistron Pane, M.Kes yang sudah malang melintang memimpin di dunia kesehatan, sebagai Kepala Puskesmas(Kapuskesmas).Saudara dr.Elvistron Pane,.M.Kes, sudah 2 kali menjabat Kapuskesmas Lawe Sigala-gsla, Kapuskesmas Lawe Perbunga, Kapuskesmas Lawe Sumur, dan sekarang Kapuskesmas Deleng Pekhison.

Selain itu, mungkin masih ada orang Batak, yang Layak dicalonkan jadi bakal calon wakil bupati Aceh Tenggara, dalam Pilkada yang akan datang; Baik dari kalangan birokrat, akademisi, Pengacara (lawyers), pengusaha (entrepreneur), anggota TNI/Polri, yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing, baik yang ada di Aceh Tenggara, maupun di daerah perantauan(diaspora).Untuk itu buka mata, telinga, dan pikiran; dan orang Batak Harus berani dan serius mencalonkan kaumnya untuk BL 2, pada Pilkada yang akan datang.Semoga…!!!

Penulis: Jurnalis media online Baranews.aceh

News Feed