Masa Penahanan MY Terkait Kasus Korupsi Lahan Zikir Nurul Arafah Habis,  Polisi: Perkara Tetap Lanjut Sampai ke Persidangan!

Redaksi Bara News

- Author

Selasa, 5 Desember 2023 - 22:44 WIB

50369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Masa tahanan Kepala Dinas PUPR Kota Banda Aceh yakni MY selaku tersangka korupsi pengadaan lahan zikir Nurul Arafah Islamic Center telah habis.

MY telah ditahan selama 120 hari sejak tanggal Agustus hingga 5 Desember 2023, sembari penyidik merampungkan berkas perkaranya untuk dapat disidangkan.

Meski masa tahanannya habis, polisi masih terus melanjutkan perkara yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp1 miliar (berdasarkan hasil audit BPKP) ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“JPU masih meneliti terkait saksi ahli pidana dan pertanahan,” ujar Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasat Reskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama, Selasa (5/12/2023) siang.

Fadillah menjelaskan, masa penahanan terhadap MY tak dapat lagi diperpanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan disebutkan dalam Pasal 29 ayat 6 KUHAP.

Baca Juga :  Strategis Safni S.E Dalam Menjemput Kemenangan Pileg DPRA 2024-2029 Dapil 1

Pasca penangkapan, keduanya telah ditahan di Mapolresta Banda Aceh selama 20 hari. Lalu, masa tahanannya diperpanjang selama 40 hari. Penyidik kemudian melimpahkan berkas perkaranya ke jaksa.

Saat itu jaksa mengembalikan berkas perkara dengan alasan adanya sejumlah hal yang belum dilengkapi. Hingga akhirnya, masa penahanan mereka kembali diperpanjang selama 60 hari sembari penyidik melengkapi berkasnya.

“Meski demikian, perkara ini tidak berhenti disini, penyidikan berlanjut sampai jaksa menentukan berkas lengkap (P21) dan penyidik melanjutkan ke tahap dua dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa,” jelasnya.

Secara umum, koordinasi penyidik dengan jaksa penuntut umum telah dilakukan selama ini. Hal ini merupakan bentuk Criminal Justice System (CJS), dimana ada peran jaksa dalam meneliti demi kelengkapan suatu berkas perkara guna penuntutan.

Baca Juga :  Ketum KONI Pusat Marciano Norman Kunjungi Kodam IM

“Mekanisme ini didasarkan dari peraturan perundangan hukum acara pidana, yaitu UU Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP),” kata dia.

“Penegasan kembali terhadap perkara ini bukan dibebaskan tersangkanya, tapi masa penahananya sudah habis, dan tentunya perkara prosesnya tetap lanjut sampai di persidangan” pungkasnya.

Seperti diketahui, Satreskrim Polresta Banda Aceh mengusut kasus dugaan korupsi dalam pengadaan lahan zikir Nurul Arafah Islamic Center di Gampong Ulee Lheue.

Proyek pengadaan lahan itu bersumber dari dana APBK tahun 2018 hingga mencapai Rp 3 miliar lebih. Dalam kasus itu tiga orang ditetapkan sebagai tersangka yakni DA, SH serta MY.

Selain tersangka, polisi ikut menyita sejumlah aset berupa tiga persil tanah dan lainnya. Hasil audit BPKP pun menyebut negara merugi hingga Rp1 miliar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rieza Alqusri: Kebodohan PB SEMMI Versi Bintang dan Vakumnya PC SEMMI Simeulue Aceh ditangan Wiwin Hendrolia
Spanduk Minta Copot Sekda Aceh dan Ganti Ketua DPRA Bertebaran di Banda Aceh
HIMATARA UIN Ar-Raniry Melaksanakan Upgrading dan Raker untuk Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan dan Peranan Organisasi
YARA Beri Waktu Sepekan untuk TAPA dan DPR Aceh Sahkan APBA 2024
Wakapolda Aceh Brigjen Armia Fahmi : Operasi Keselamatan Seulawah, Upaya Polda Aceh Meningkatkan Kepatuhan Masyarakat dalam Berlalu Lintas
Dinilai Rugikan Rakyat Aceh, Ketua DPRA dan Ketua TAPA Diminta Bertanggung Jawab atas Keterlambatan APBA 2024
Lagi, Dua Data ‘D Hasil’ Pleno Tangse Beredar Tapi Angka Perolehan Suara DPD RI Berbeda
Haji Uma Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di Pidie

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 23:58 WIB

Tutup Turnamen Sepak Bola Anak, Pengulu Kampung Sangir Serahkan Piala Pemenang

Minggu, 3 Maret 2024 - 21:06 WIB

Hasil Rekapitulasi KIP, Di Gayo Lues, Pasangan AMIN Menang Telak Pada Pilpres 2024

Sabtu, 2 Maret 2024 - 19:03 WIB

Polres Gayo Lues Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan

Sabtu, 2 Maret 2024 - 15:55 WIB

PSSI Kabupaten Gayo Lues Buka Turnamen Sepak Bola U 12 Piala Pengulu Kampung Sangir

Sabtu, 2 Maret 2024 - 13:17 WIB

Babinsa 07/Blangjerango Turun Langsung Ke Sawah Bantu Petani Tanam Padi

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:33 WIB

KIP Gayo Lues Dipastikan Selesai Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara Hari Ini

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:14 WIB

Mahasiswa PSDKU USK Gayo Lues Sambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H Tahun 2024 Dengan Menggelar Pembagian Bansos

Jumat, 1 Maret 2024 - 15:45 WIB

Jalin Keakraban, Babinsa Koramil 06/Tripe Jaya Melaksanakan Komsos Dengan Warga Desa Binaan

Berita Terbaru