oleh

LKP Aceh : Pemerintah Harus Menindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Banda Aceh, Baranewsaceh.co – Musibah kebakaran yang terjadi diberbagai daerah dan menimbulkan kabut Asap akibat terbakar nya hutan dan lahan (Karhutla) meluas ke Provinsi Aceh hingga pagi tadi. Senin (23/09/2019).

Dalam hal ini, Ade Rizki Novendra S.H selaku Ketua Lembaga Kajian Pemuda Aceh (LKP Aceh) kepada media mengatakan, “Pemerintah harus menindak tegas pelaku Pembakaran, dan perusakan hutan secara tegas, karena hampir seluruh wilayah di Sumatera diselimuti kabut asap dan tak terkecuali provinsi paling ujung Aceh,”katanya Ade.

Lanjutnya, “Sejak pagi tadi kota Banda Aceh dan sebagian Kabupaten di selimuti kabut asap kiriman dari Riau, dan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dinilai belum tegas untuk menangai korporat pemodal dibalik pembakaran lahan di riau.

Padahal, tambahnya Ade Rizki Novendra, “Selama ini dari segi hukum dan sanksi pidanya jelas bisa kita lihat di dalam UU No 41 Tahun 1999 Tentang kehutanan, Pasal 78 ayat (3) menyebutkan bahwa pelaku pembakaran hutan dikenanakan sangsi pidana penjara selama 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 M.

Selanjutnya, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Pada pasal 108 menyatakan seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenanakan sanksi minimal 3 Tahun penjara dan maksimal 10 Tahun penjara serta denda maksimal Rp 10 M,
Namun kita melihat fakta dilapangan, hukum kita tidak bertaring di hadapan kaum pemodal maka jangan heran pembakaran hutan untuk membuka lahah kian terjadi.

“Kita mengusulkan pemerintah menambah pasukan pemadaman api dan menambah titik hujan buatan agar dampak perluasan kabut asap semakin kecil, Kemudian polisi hutan provinsi Riau bekerja sama dengan Polri mengungkap dalang pelaku Pembakaran hutan dan pemodalnya,”tutupnya Ade. (HENDRI)

News Feed