Lem Faisal, Ketua MPU Aceh Ajak Masyarakat Dukung Program Bangun Rumah dhuafa dari Donasi Rp. 10.000/bulan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 3 September 2023 - 07:38 WIB

502,809 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEULABOH, BARANEWS  – Ketua Majlis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau lebih dikenal Abu Lem Faisal  yang juga Ketua Tanfidziyah PWNU Aceh memberikan dukungan untuk program sosial pembangunan rumah layak huni untuk kaum dhuafa di Aceh dari donasi Rp. 10.000/bulan yang digagas oleh Gerakan Relawan Rumah Dhuafa Indonesia atau GARDA Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Abu Lem Faisal saat menerima kunjungan silaturrahmi pengurus GARDA Indonesia di ladang perkebunan beliau, di kawasan pegunungan Lamno, Aceh Jaya, Sabtu (02/09/2023).

Abu Lem Faisal mengapresiasi gerakan sosial yang digagas oleh GARDA Indonesia itu karena nilai donasinya dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat dan telah terbukti secara nyata programnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan sosial seperti ini perlu kita dukung. Semoga kedepan lebih ramai lagi masyarakat yang ikut serta dan cita-cita Pak Aduwina Pakeh beserta rekan-rekan penggerak GARDA Indonesia untuk menghimpun 10 ribu orang donatur akan tercapai, dengan demikian semakin banyak rumah layak huni bagi kaum dhuafa akan terbangun,” jelas Abu Lem Faisal

Abu Sibreh yang juga Pimpinan Dayah Mahyal ‘Ulum Al Aziziyah, Aceh Besar tersebut turut mengajak masyarakat Aceh untuk memberikan dukungan kepada GARDA Indonesia melalui donasi rutin Rp. 10.000 /bulan.

Hanya Rp10.000 sebulan, saya pikir semua dari kita dapat ikut serta, karena tidak memberatkan, namun pemanfaatannya luar biasa untuk bantu bangun rumah, apalagi yang dibangun ini rumah keluarga kurang mampu, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk ikut membantu sesama.

Sementara itu, Aduwina Pakeh selaku Penggagas gerakan berbagi Rp. 10.000/bulan GARDA Indonesia mengaku senang dan terharu atas dukungan yang diberikan oleh salah seorang ulama kharismatik di Aceh ini.

Baca Juga :  Di Undang Sebagai Kynote Speaker, Ketua TKBM Apresiasi Langkah Kementrian Koperasi dan UMKM

“Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan yang sangat luar biasa ini. Dengan turut hadirnya dukungan dari Abu Lem Faisal, harapan kami kedepan akan lebih banyak masyarakat di Aceh untuk ikut serta bergabung sebagai donatur tetap 10.000 rupiah perbulan,” kata Aduwina Pakeh.

Lebih lanjut ia menjelaskan, GARDA Indonesia mengusung konsep #Gerakan10Ribu rupiah dengan cara mengajak masyarakat bergabung menjadi donatur tetap dengan memberikan donasi Rp. 10.000 perbulan/perorang. Donasi tersebut nantinya akan disalurkan untuk membangun rumah layak huni bagi kaum dhuafa.

Untuk membangun sebuah rumah membutuhkan biaya yang besar, maka untuk itu dibutuhkan jumlah donatur yang banyak dengan nilai donasi yang sama agar memudahkan dalam sosialisasi maupun terkait transparansi.

Gerakan sosial ini lahir atas sikap keprihatinan terhadap ditemukannya banyak masyarakat kurang mampu (kaum dhuafa) yang tinggal di rumah-rumah yang tidak layak huni yang tersebar diberbagai daerah di Aceh. Kehadiran GARDA Indonesia sebagai bagian dari partisipasi masyarakat dalam upaya mendukung pengentasan kemiskinan dan pembangunan daerah.

Kami menargetkan jumlah donatur yang bergabung dalam program ini mencapai 10.000 orang, hingga saat ini baru tercapai 52 % dari target tersebut atau 5,293 orang donatur. Harapannya kedepan lewat gerakan ini, GARDA Indonesia mampu membangun minimal 1 unit rumah layak huni setiap bulannya.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh, agar cita-cita kita bersama untuk membantu membebaskan rakyat Aceh dari hunian tidak layak huni ke rumah yang layak huni akan tercapai,” pintanya.

Bagi masyarakat yang ingin ikut bergabung sebagai anggota atau donatur di program GARDA Indonesia ini silahkan hubungi para donatur atau penggerak terdekat yang sudah duluan bergabung yang tersebar hampir disetiap desa di Aceh Barat maupun di berbagai kabupaten/kota di Aceh lainnya. Atau dapat menghubunginya langsung di Nomor WA 082166725955 (Aduwina Pakeh).

Baca Juga :  Masyarakat di Aceh Barat Sujud Syukur atas Kemenangan Prabowo-Gibran

“Kami melihat potensi, bahwa niat membantu itu ada pada setiap orang, apalagi membantu pembangunan rumah layak huni bagi warga, namun karena keterbatasan baik waktu maupun tenaga, sehingga niat tersebut belum tersalurkan. Maka lewat Gerakan Relawan Rumah Dhuafa Indonesia (GARDA Indonesia) inilah kami memberikan peluang dan kesempatan besar bagi siapa saja untuk aktif sebagai donatur maupun sebagai penggerak, tanpa harus menyita waktu kerja masing-masing. Karena gerakan ini dibangun berbasis teknologi informasi dan millenial,” terangnya

“Orang Aceh dari dulu sudah terkenal dengan nilai sosialnya yang sangat tinggi. Dua buah pesawat terbang RI 001 dan RI 002 yang telah disumbangkan untuk Indonesia dulu, merupakan hasil dari kegiatan-kegiatan sosial rakyat Aceh seperti ini,” lanjutnya.

Gerakan GARDA Indonesia ini tidak semata-mata tujuannya untuk membangun rumah layak huni saja, akan tetapi lebih kepada ingin membangun kembali kepedulian sosial ummat Rasulullah SAW yang mulai pudar di tengah-tengah masyarakat Islam dewasa ini.

“Kepedulian, budaya gotong royong, gemar sedekah dan mencegah sikap individualisme yang berlebihan dengan cara menguatkan interaksi sosial kemasyarakatan. Lewat gwrskan berbagi Rp. 10.000 /bulan ini insya Allah setiap orang dapat ikut membantu,” pungkas Dosen Prodi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Teuku Umar ini.  (RED)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Eks Pekerja Di PT Cipta Kridatama Duga Ada Mall Praktek Terkait MCU dari PT. AMM
Satu Warga Aceh Barat Gantung Diri Saat Ditemukan Tidak Beryawa lagi
Sat Reskrim Polres Aceh Barat Berhasil Amankan Tiga Pelaku Judi Slot Darin
Wakil Ketua I DPRK Aceh Barat Tegaskan Akan Tindak Lanjuti Dugaan Pungli PT. MPM Selama Ini
Empat Profesor Dosen UINAIR dan USK Banda Aceh Asal Samatiga Jalani Peusijuek
Tujuh Pengungsi Rohingya di Aceh Barat Kabur Saat Lebaran, UNHCR Buka Suara
Forhati Dan MD-KAHMI Bagi Takjil Kepada Pengungsi Rohingya
Dr. Muslem Salurkan Bufferstock Bencana Di Aceh Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 04:50 WIB

Rapat Paripurna Pj Gubernur Sultra Bersama DPRD Dalam Rangka Penyampaian LKPJ 2023

Kamis, 16 Mei 2024 - 22:26 WIB

Gayo Musara Medan Akan Gelar MUBES Dan Pemilihan Ketua Baru Periode 2024-2029

Kamis, 16 Mei 2024 - 21:59 WIB

3 Aliansi Mahasiswa Bersama Massa dan Ahli Waris Geruduk PT Telkom Indonesia Regional 7 Makassar Ganti Untung Tanah Pakki Hadji

Minggu, 14 April 2024 - 01:24 WIB

Wujudkan Kondusifitas di Tanah Papua, Kombur Hukum Minta Penindakan secara Represif dan Humanis Terhadap kelompok OPM

Kamis, 11 April 2024 - 02:29 WIB

Ratusan Masyarakat Ikuti Sholat Idil Fitri Berjama’ah, Dilapangan Mesjid Assyakur Rumbai Timur

Rabu, 10 April 2024 - 01:23 WIB

Biro Teropong Barat Perwakilan Kabupaten Langkat Adakan Berbagi Kasih di Malam Terakhir Ramadhan

Jumat, 29 Maret 2024 - 00:54 WIB

Roni Loven Duwitau Sekertaris umum Mahasiswa Intan jaya (IMIJ) Minta Menhub Ganti Kepala Bandara Bilorai

Selasa, 26 Maret 2024 - 21:31 WIB

Wakil Dari Kelompok Tani Semaja V Datangi Kantor Desa Bertemu Kades untuk Kesekian Kalinya

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Tgk Ismail Isi Tausiah di Gampong Lhok Mesjid Kabupaten Nagan Raya

Selasa, 21 Mei 2024 - 22:59 WIB