oleh

Launching Peresmian Madrasah Diniyah Takmiliyah Tingkat Ulya Dayah Bustanul Arifin 1 (Putri) Pertama di Provinsi Aceh

Oleh: Samsul Hadi Al-Usman

Madrasah Diniyah Takmiliyah Merupakan lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Dayah Bustanul Arifin .Secara umum  Madrasah Diniyah Takmiliyah adalah lembaga pendidikan keagamaan yang mengkaji ilmu agama,mulai ilmu alat seperti ilmu shorrof, nahwu, mantik, balagoh. Sementaran untuk kajian fiqh menggunakan kitab al-Bajuri untuk tingkat wustho dan i’anah tholibin untuk tingkat ulya.

Madrasah Diniyah Takmiliyah terbagi menjadi dua tingkat atau jenjang diantaranya:

  • Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang wustho yang telah berdiri pada tanggal 30 oktober 2018 dengan nomer statistik 321211170003.
  • Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya yang telah berdiri pada tanggal 30 Agustus  2019 dengan nomer statistik 331211170001.

Pada hari bertepatan dengan tanggal 15 desember 2019 di bale atu telah diresmikan Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya pertama di Prov.Aceh yang di hadiri oleh Drs.H.Djulaidi M.Ag, wakil Pengasuh Tengku Saidi M.Nurdin M.Pd.serta didampingi oleh istrinya Nyai Hajjah Umi Nafilah, Bapak Kemenag Bener Meriah yaitu Tengku Saidi, Bapak Kasi Prov.Aceh, Pimpinan Dayah Bustanul Arifin yaitu Tengku Ach. Fauzi M.H.I dan Tengku Ahmad Mubasyir S.Pd. dan kepala FKDT yaitu bapak iswahyudi beserta dengan istrinya yaitu Ibu Nuraini M.A dan Kepala Madrasah ulya Tengku Samsul Hadi serta dihadiri oleh utusan santriwati Madrasah Diniyah Takmiliyah ulya.

Dalam launching Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya  mengagendakan bebrapa acara diantaran presmian Madrasah Diniyah Takmiliyah ulya oleh Drs.H.Djulaidi M.Ag.didampingi oleh wakil Pengasuh  Dayah Bustanul Arifin,Tengku Saidi M.Nurdin M.Pd,Kepala Kemnag Bener Meriah Tengku Saidi, bapak Kasi Prov.Aceh, dan Kepala Madrasah ulya Tengku Samsul Hadi

Disamping presmian Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya, dalam launching ini,disertakan dengan  peyerahan SK  Oprasional dan Piagam Penghargaan yang diberikan oleh Drs.H.Djulaidi M.Ag (Kabid,Pd.Pontren Prov.Aceh) kepada kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya yaitu Tengku Samsul Hadi selaku Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah  ulya Pertama di Prov.Aceh.

launching Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang ulya memiliki   bebrapa pesan yang disampaikan oleh Drs.H.Djulaidi M.Ag (Kabid,Pd.Pontren Prov.Aceh) diantaranya:

ada lima faktor mendukung terjadinya sebuah pondok pesantren diantaranya :pertama adanya pengajar seperti ustat dan ustazah yang layak dari segi akademik atau keilmuanya dalam artian memiliki pemahaman keagamaan yang luas,tegas dan lentur kedua adanya bagunan Sekolah dan Masjid yang digunakan untuk mengajar atau transfer ilmu serta untuk melakukan ibadah kepada Allah SWT.ketiga  santri yang merupakan objek transfer ilmu yang dipersiapkan untuk menjadi generasi muslim dan muslimah yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Selain itu juga beliau mengungkapkan tentang kreteria seorang pengajar yang mengajar dalam sebuah pesantren dengan ungkapan

“Baju seseorang hanya dipadang ketika dia belum duduk dan keilmuan seseorang dipandang ketika dia setelah duduk “

Kalau kita melihat ungkapan diatas, seseorang akan menjadi mulia bukan karna jabatan,kekayaan yang dia miliki melainkan seseorang akan menjadi mulia baik dimata manusia mauapun di mata Allah SWT.karna dia memilik keilmuan. (RED)

News Feed