Lagi-lagi RAPBA 2024 Tersandera Pokir DPRA

Redaksi Bara News

- Author

Rabu, 13 Desember 2023 - 16:12 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini oleh : Sri Radjasa Chandra, M.Ba

Lanjutan pembahasan rancangan APBA Ta 2024 pada tanggal 12 Desember2023,antara Banggar DPRA dengan Tim TAPA berakhir ricuh, ketika salah seorang anggota Banggar DPRA melempar piring ke dinding kemudian serpihan piring mengenai kepala Ahmad Dadek hingga mengelurkan darah (kepala Bapeda Aceh). Pemicu ricuh yang hampir menjadi adu jotos, menurut pihak DPRA berawal saat pembahasan dana otsus sebesar 3,7 Triliun yangmasukdalamRAPBATa2024,tidakdapatdijelaskan secara rinci oleh Ahmad Dadek, termasuk adanya usulan vertical. Sementara pihak Banggar DPRA keberatan ketika diketahui dari dana otsus sebesar 3,7 Triliun, hanya 400 Milyar yang dialokasikan untuk Pokir DPRA dalam RAPBA Tahun Anggaran 2024.

Lagi-lagi, terulang kisruh pembahasan RAPBA antara pihak eksekutif dan legislative Aceh yang akhirnya hanya merenggut kesempatan rakyat Aceh untuk hidup sejahtera. Keledai saja selalu berusaha untuk tidak jatuh kedua kali dilubang yang sama, tapi mengapa eksekutif dan legislatif Aceh selalu mengumbar nafsu serakah yang menggerus akal sehat, sehingga mengulang kedunguan yang sama selamabertahun-tahun. Ironisnya, sikap saling klaim atas dana otsus antara eksekutif dan legislatif Aceh, sama sekali tidak didasarkan oleh niat untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, tapi demi mengais keuntungan dan rente dari sampah pembangunan. Jadi apa bedanya mereka dengan pemulung sampah, bahkan lebih bermartabat para pemulung sampah,karena bekerja tanpa mencuri hak orang lain, hanya demi besok masih bisa makan.

Beginilah jadinya ketika APBA telah dijadikan berhala baru yang menjanjikan kenikmatan dunia oleh para pemangku kebijakan di Aceh.Berlomba saling cakar, saling sikut dan saling tipu menghalalkan segala cara, untuk menggerogoti hak rakyat. Fenomena carut marut penyusunan RAPBA tahun anggaran 2024, patut diduga eksekutif dan legislatif Aceh mengidap penyakit kleptokrasi, suatu kelainan atau penyimpangan kejiwaan yang menganggap hak atau milik rakyat adalah milik pemangku kebijakan di Aceh.

Faktor lain penyebab kisruhnya pembahasan RAPBA Ta 2024, adalah adanya campur tangan para oligarki local atau calo proyek yang mendapat legitimasi penguasa, memaksakan usulan program dimasukkan dalam RAPBA.

Baca Juga :  Puluhan Pemuda Keude Linteung Gelar Buka Puasa Bersama Di Ujung Ramadhan 

Harapan APBA TA 2024 dapat menyentuh kesejahteraan ekonomi rakyat, nampaknya masih jauh panggang dari api. Oleh karenanya carut marut penyusunan RAPBA Ta 2024, tidak boleh lagi dipandang sebagai peristiwa biasa, namun dapat dikategorikan sebagai extra ordinary crime, mengingat dampaknya terbukti telah menyengsarakan rakyat dan mengakibatkan terjadinya kemiskinan structural serta hilangnya harkat martabat rakyat selaku pemilik kedaulatan. Sudah saatnya rakyat Aceh menggugat melalui mekanisme class action atas kerugian yang diderita rakyat secara massif, akibat kebijakan Pj.Gubernur Aceh dan Ketua DPRA dalam penyusunan RAPBA Ta 2024 yang dipandang telah mencederai rasa keadilan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang dan peraturan yang berlaku serta didasarkan oleh niat jahat yang dapat menggagalkan pencapaian sasaran pembangunan Aceh. Diam tidak lagi bermakna emas, tapi bisa jadi pengecut untuk menyampaikan kebenaran atau bagian dari penghianat.

Penulis adalah Pemerhati Aceh

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ramadhan 1445.H Berakhir Brimob Salurkan Zakat Fitrah Jelang Hari Raya Idul Fitri 
Puluhan Tokoh Beutong Jemput Said Alui Menuju Ke Pilkada 2024
Puluhan Pemuda Keude Linteung Gelar Buka Puasa Bersama Di Ujung Ramadhan 
Puluhan Masyarakat Keude Linteung Gelar Buka Puasa Bersama.
Bangun Ukhuwah Silaturahmi, Dandim 0116 Nagan Raya Buka Puasa Bersama Insan Pers
Zulkarnain Ketua Komisi 3 DPRK Nagan Raya Tinjau Proyek Tanggul Krung Tripa.
Ramadhan Fair Tahun 2024 Resmi Ditutup Muhammad Dafa Isi Tausiah
Personil Polres Nagan Raya Beserta Jajaran Polsek Secara Serentak melaksanakan Baksos.

Berita Terkait

Selasa, 2 April 2024 - 04:26 WIB

Pemuda HKTI Bireuen Sampaikan Harapan Kepada Kadis Pertanian Untuk Pengembangan Sektor Pertanian Yang Berkelanjutan.

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:27 WIB

Ini Kata Polisi Soal Video Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Polsek Samalanga

Rabu, 27 Maret 2024 - 03:45 WIB

Pilkada Bireuen: Sosok H Mukhlis dan Ayah Fud Pontensi Besar Bersanding

Selasa, 19 Maret 2024 - 21:30 WIB

Stop!!! Perambahan Paya Nie untuk Kelapa Sawit!

Senin, 18 Maret 2024 - 04:32 WIB

Kejari Bireuen Geledah Kantor PNPM Jeunieb

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:11 WIB

Umuslim Teken MoU dengan Unsam Langsa

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:01 WIB

Suara Fadhil Rahmi di Geulanggang Teugoh Ditemukan ‘Tersunat’ 170 dari 2 TPS

Rabu, 14 Februari 2024 - 22:00 WIB

Masyarakat Aceh Serentak Sujud Syukur atas Kemenangan Prabowo-Gibran

Berita Terbaru

NASIONAL

TNI-Polri Buru Kelompok OPM Penembak Danramil Aradide

Jumat, 12 Apr 2024 - 23:11 WIB

NASIONAL

Polri Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Japek KM 58

Jumat, 12 Apr 2024 - 23:07 WIB

ACEH BESAR

Idul Fitri : Momen Meningkatkan Kesucian Sosial Aceh

Jumat, 12 Apr 2024 - 00:48 WIB