oleh

KUA Blangkejeren Raih Peringkat Lima KUA Teladan Se-Indonesia

[espro-slider id=4545]

Jakarta (Baranewsaceh.co)—Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, ditetapkan sebagai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan teladan tingkat nasional tahun 2019.

Prestasi tersebut tentu berbeda dengan biasanya, pasalnya letak geografis Blangkekeren dengan ibu kota provinsi tidaklah dekat bahkan membutuhkan waktu 12 jam perjalanan darat, tapi mempu menjadi duta Aceh pada seleksi KuA teladan tingkat nasional dan ditetapkan sebagai peringkat lima kua teladan nasional.

Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh yang diwakili Kabag TU,  H. Saifuddin,  SE bersyukur atas prestasi yang telah diukir oleh KUA Blangkejeren yang dipimpin oleh Ridho, S. Th. I.

“Selamat atas prestasi yang telah dicapai hingga tahap ini, alhamdulillah KUA di Aceh mampu bersaing dan mendapatkan peringkat 5 tingkat Nasional, kita patut bersyukur dan berbangga, terus berjuang, dan semoga kedepan menjadi lebih baik lagi,” ujar Saifuddin, SE usai menghadiri  penutupan kegiatan Pemilihan KUA Kecamatan Teladan tingkat Nasional tahun 2019 di Jakarta, Rabu (24/7).

Lebih lanjut Saifuddin berharap kepada Penghulu dan jajajaran KUA Kecamatan di Aceh terus berinovasi dan menjadikan event ini sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik dimasa mendatang.

Ia juga meminta pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan harus ada Inovasi dan berintegritas, agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan KUA terpenuhi dengan baik dan mereka mendapatkan kepuasan.

Selain itu, ia juga meminta jajaran KUA Melek IT mengikuti Zaman Now, dimana semua dituntut menguasai IT, apalagi saat ini KUA sudah mulai menggunakan beberapa Aplikasi.

“Tugas kita adalah melayani masyarakat, untuk itu berikan pelayanan terbaik dengan melakukan berbagai Inovasi, harus ada seni dalam melayani,”ujar Saifuddin didampingi Kabid Urais Binsyar, Drs. H. Hamdan. MA.

Sementara Kepala KUA Kecamatan Blangkejeren, Ridho, S.Th.I menyampai rasa syukur dan terimakasih kepada semuanya yang telah mendoakan dan memberikan dukungan kepada KUA kec Blangkejeren Gayo lues.

“Alhamdulillah Aceh berhasil mendapat juara harapan 2 pada pemilihan KUA teladan Tingkat Nasional di jakarta, terima kasih kepada seluruh rekan rekan dan sahabat forum kua se Aceh, secara khusus kepada Bapak kakanwil kemenag Prov. Aceh, Kabag Tu,  abid Urais Binsyar, Kasi pemberdayaan KUA,Kasi Kepenghuluan, Bupati Gayo Lues dan Pemda, kakankemenag kab.Gayo Lues, kasi Bimas Islam, Rekan2 ka.kua dan penghulu se aceh,rekan2 kua BKj, beserta Tim IT dan komunitas youtuber,fotografer dan multi media gayo lues,rekan2 kua dan penghulu kab. Gayo Lues, Staf dan Penyuluh Kua BKJ,Muspika Blangkejeren, gecik, imem kampung dan seluruh masyarakat blangkejeren yang telah memberikan doa dan dukungan.” ujar ridho.

Seperti diketahui Kementerian Agama mengapresiasi terhadap berbagai prestasi yang diraih Kantor Urusan Agama (KUA) di berbagai daerah se-Indonesia. Secara khusus, KUA Kecamatan Naggulan, Kulonprogo, DI Yogyakarta sukses meraih peringkat I padaevent Pemilihan KUA Kecamatan Teladan tingkat Nasional tahun 2019.

KUA Naggulan berhasil meraih nilai tertinggi setelah melewati dua tahap penjurian. Menyusul kemudian, KUA Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

KUA Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung, Lampun, KUA Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah;

KUA Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayoh Luees, Aceh; dan KUA Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten Curup, Bengkulu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai prestasi yang telah diraih para KUA Kecamatan Teladan dari 34 provinsi.

Menag mengajak seluruh KUA untuk tidak berhenti melakukan terobosan dalam melaksanakan layanan publik.

“Mari kita terus berinovasi melakukan layanan. Berikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya saat memberikan apresiasi tersebut di Jakarta, Rabu (24/07/2019).

Menag mengajak seluruh aparatur KUA untuk lebih banyak bersyukur dan bersabar dalam menghadapi berbagai tantangan dan hambatan.

Dengan bersyukur dan bersabar, kata Menag, akan menguatkan langkah dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Kita harus tetap survive dengan berbagai hambatan yang ada. Bersyukur dan sabar harus hadir dalam diri kita agar mampu dan kuat menjalankan amanah,” ujarnya berpesan.[inmas/red]

News Feed