Kompak, NU dan Muhammadiyah Harap Pilpres Kondusif: Yang Menang jangan Jumawa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Februari 2024 - 23:01 WIB

50295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhamadiyah sangat berharap jika pemilihan presiden yang akan berlangsung lima hari lagi tetap kondusif hingga seluruh proses selesai.

NU dan Muhammadiyah juga berharap agar pilpres 2024 bisa berlangsung dengan jujur, adil dan transparan sesuai dengan asas pemilu yang telah disepakati bersama. Bahkan sangat bersyukur selama proses kampanye berlangsung lancar tanpa ekses.

“Kami gembira kampanye berjalan lancar, tidak ada insiden yang menggangu proses politik ini. Harapan kita tetap lancar sampai seluruh tahapan selesai. Apa pun hasilnya kita terima,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf di Jakarta, Jumat, 9 Februari 2024.

Pria yang karib disapa Gus Ipul ini mengakui selama proses pilpres, suhu politik memanas. Kendati demikian semua pihak bisa menempatkan diri dengan baik dan memaklumi bahwa hal tersebut bagian dari dinamika politik.

“Pemilu ini adalah proses yang harus kita lewati. Setelah itu kita bersatu kembali, mencari cara supaya kita bisa menata masa depan bangsa yang lebih baik,” tandasnya

Senada dengan Gus Ipul, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengajak seluruh warga Indonesia bisa menerima apa pun hasil pilpres. Siapa pun pemenangnya sebagai hasil pilihan rakyat dan wujud kedaulatan rakyat.

Mu’ti juga berpesan kepada pemenang pilpres dan yang kalah bisa bersikap patut dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Baca Juga :  Dewan Kesenian Aceh Singkil Dukung Penuh Resolusi Ancol

“Yang menang jangan jumawa dan yang kalah legawa, setelah pemilu kembali bersatu,” tuturnya.

Dia mengajurkan agar setelah pilpres ada proses rekonsiliasi dan akomodasi. Sehingga sambung Mu’ti, tidak ada istilah “the winner takes it all”, yang memang mengambil semuanya, sementara yang kalah disingkirkan.

“Saya kita itu bukan bagian dari karakter dan sistem politik kita. Kita tidak mengenal pemerintah yang berkuasa dan partai yang oposisi. Semua bagian dari pilar demokrasi Indonesia,” imbuhnya.

NU dan Muhammadiyah juga berharap tidak ada pihak yang mengerahkan massa, manakala terjadi perselisihan hasil pemilihan presiden dan menyerahkan sesuai mekanisme hukum.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Apresiasi Polri jadi Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas
Prof. Dr. Nuzwaty, M. Hum dan Assoc. Prof. Dr. Shafwan Hadi Umry, M. Hum Tulis Buku “Mengenal Dunia Sastra Arab”
Yayasan Kampus Digital Pancasila Selengarakan Aplikasi Multimedia API Pancasila Universitas Cyber Pancasila Jenderal Besar TNI AH Nasution
Ketum PAS H. Akhyar Kamil Beri Dukung Kepada Pasangan Yahwa dan Panyang Maju Bupati Aceh Utara
Zulkifli Hasan tetapkan Aminullah sebagai calon Tunggal Walikota Banda Aceh
Sembilan Pengulu Kampung Dari Kabupaten Gayo Lues Ikut Peringati Satu Dasawarsa Undang Undang Desa
MK Kabulkan Permohonan PHPU Teuku Oktaranda, Wakil Koordinator Saksi Minta Seluruh Pihak Kawal Putusan
Dikaitkan Dengan Kasus Vina Cirebon, Eks Kapolri Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 20:36 WIB

Solusi Pembayaran Digital yang Praktis dan Aman bersama BOS Pulsa Payment #PastiMulus

Senin, 24 Juni 2024 - 20:01 WIB

VRITIMES Gandeng Baranewsaceh.co, Radarnews.co.id, dan Agaranews.com dalam Kolaborasi Media Strategis

Senin, 24 Juni 2024 - 13:22 WIB

Yayasan WINGS Peduli Tanam 500 Mangrove dalam Program #WINGSPeduliLingkungan

Senin, 24 Juni 2024 - 11:41 WIB

25,98% Petani Binaan Eratani merupakan Generasi Milenial, Eratani Siap Dukung Regenerasi Petani

Senin, 24 Juni 2024 - 02:59 WIB

VRITIMES Mengumumkan Kemitraan Media dengan Liputan2.online, Liputan3.icu, dan Kupastuntas86.com untuk Memperkuat Jaringan Informasi di Indonesia

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:04 WIB

VRITIMES dan BarometerBali.com Mengumumkan Kemitraan Strategis untuk Meningkatkan Jurnalisme Digital di Bali

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:29 WIB

Mengungkap Tren Penjualan Lipstik di Ecommerce di Kuartal Pertama 2024

Jumat, 21 Juni 2024 - 11:56 WIB

Kripto Ambruk, Rupiah Melemah: Bagaimana Prospek USDT to IDR?

Berita Terbaru

BANDA ACEH

PB HUDA Gelar Seminar Kebangsaan Hadirkan Ketum PBNU

Senin, 24 Jun 2024 - 22:23 WIB