oleh

Klarifikasi Geuchik Paya Bili Terkait Ditetapkan Sebagai Tersangka

 

Aceh Utara, Baranews Aceh.co | Terkait berita adanya penyelewangan dana yang dilakukan oleh Kepala desa di paya bili Kecamatan Muara Dua Kabupaten Aceh Utara Itu tidak benar, kata kepala desa paya bili Saat ditemui Media. Senin 13/9/21 Siang

Awalnya, Kepala desa sendiri menjelaskan pada media ini, Bulan Juni yang lalu memang pernah menarikkan uang sebesar 150 Juta dari rekening desa tersebut namun di samping itu hasil mufakat dengan perangkat desa lainnya, Dana tersebut ditujukan untuk membeli sepetak tanah dan Tanah yang dibelikan itu bukan atas nama pribadi tapi melainkan untuk aset desa dibuatkan lapangan Bola kaki.

Hal tersebut juga berdasarkan permintaan masyarakat, dikarenakan desa paya bili kecamatan Muara dua sudah lama tidak memiliki lapangan bola maka timbul inisiatif untuk membeli lapangan bola sebagai aset desa tersebut

Kepala desa paya bili berisial (SR) Juga menjelaskan waktu penarikan Uang tersebut sekitar bulan Juni Pihak mana saja yang terlibat dalam penyelewengan dana desa kades paya bili tidak mengetahui Pasalnya Karena menurut nya, “Untuk keterlibatan penyelewengan desa saya tidak tahu karena sampai saat ini saya merasa benar. Ungkapnya

Terkait berapa kerugian negara dari dana desa tersebut Menurut-nya untuk kerugian negara itu belum ada, karena sejauh ini tidak menggunakan dana untuk kepentingan pribadi maka negara tidak mengalami kerugian itu.
Dana tersebut dipergunakan untuk dibelikan sepetak tanah Lalu diserahkan Panjar sebesar 150 Juta Kades tarik dari rekening desa yang rencana nya tersebut merupakan hasil dari musyawarah perangkat desa

Dana desa tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi melainkan Pada tahun 2020 memang pihak inspektorat pernah mengaudit dana desa tersebut Namun yang saya pimpin terkait temuan kerugian negara sebesar kurang lebih 200 juta lebih dan dana tersebut sudah saya Stor ke negara”.
Kita tunggu saja hasil penyelidikan sama pihak yang berwewenang dan sampai saat ini saya bisa untuk membela diri jadi saya juga berharap masyarakat jangan dulu menanggapi yang negatif tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Tutupnya
(Red)

News Feed