Khafifah Di Usulkan Oleh Demokrat, Sebagai Cawapres

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 20:02 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH |  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memimpin rapat pleno pengurus DPP Partai Demokrat di Aula Yudhoyono, Jumat (13/10) siang.

Dalam rapat itu AHY menyampaikan dua agenda utama yaitu soal perkembangan situasi politik terkini terkait Pemilihan Presiden (Pilpres), dan pemilihan anggota legislatif.

“Alhamdulillah setelah kita mendeklarasikan Capres Prabowo Subianto, penerimaan publik secara umum positif. Ada sekitar 60 persen yang mengatakan bahwa sudah tepat Partai Demokrat keluar dari koalisi sebelumnya, dan sekitar 54 persen mengatakan sudah tepat Partai Demokrat berada di koalisi saat ini mendukung Capres Prabowo Subianto,” kata AHY dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komitmen Partai Demokrat seperti yang sudah ditunjukkan semenjak mendeklarasikan Capres Prabowo Subianto. Deklarasi Pekan Ini “Mari tetap kita fokus bagaimana memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8,” ujarnya.

Kepada para pengurus DPP Partai Demokrat, AHY menjelaskan, pertemuan antara Bapak SBY dan Presiden Jokowi pada 3 Oktober yang lalu didorong oleh para elit pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Maju.

“Demokrat ada dalam Koalisi Indonesia Maju, dan tentunya secara umum partai-partai pengusung adalah partai-partai yang ada dalam pemerintahan, sehingga kalau Pak SBY bertemu bersilaturahim dengan Presiden Jokowi akan bagus. Apalagi kita tahu, mungkin terakhir one-on-one pertemuan seperti itu empat tahunan yang lalu. Tentu selain membahas situasi negeri terkini juga membahas terkait dengan Pemilu 2024,” terangnya.

Baca Juga :  RAPI Wilayah 01.13 Nagan Raya Silahturahmi Dengan Kejari. 

“Yang pasti tidak benar jika ada informasi yang beredar kalau pertemuan itu berbicara tentang semacam tukar guling. Bahwa jika kita mendukung cawapres tertentu, maka Demokrat akan mendapat jatah menteri. Tidak benar 100 persen, tidak ada pembicaraan terkait itu,” lanjutnya.

Menurut AHY, terkait urusan kabinet tentu semua itu menjadi hak prerogatif Presiden. “Jadi hanya Bapak Presiden yang bisa mengutarakan hal itu,” lanjut AHY. Sementara itu mengenai Cawapres, kata AHY, hingga saat ini masih terus dilakukan penggodokan.

“Nanti malam insyaAllah saya termasuk para Ketua Umum Partai-partai pengusung dalam koalisi Indonesia Maju akan diundang Pak Prabowo ke Kertanegara. Saya tidak tahu apakah sudah ada yang diputuskan,” ungkapnya.

Sebagai pendatang paling baru di koalisi, kata dia, Capres Prabowo selalu membuka ruang untuk diskusi dengan Partai Demokrat.

“Beliau tanya apa yang dipikirkan dan apa yang menjadi pandangan dari Demokrat. Kita punya hak di situ dan kita dibuka ruang untuk memberikan pandangan dan menyampaikan aspirasi,” katanya.

Baca Juga :  Isranuddin Harun, Urang Kampung Menuju Parlemen

“Demokrat tidak mengusulkan kader utamanya. Tapi, kita kemudian menyampaikan, baik juga untuk dipikirkan, nama Bu Khofifah, Gubernur Jawa Timur, dengan sejumlah faktor dan pertimbangan.

Tetapi, pada akhirnya, kita kunci dengan satu kalimat yang jelas, itu pandangan dan masukan dari Partai Demokrat, selebihnya urusan pengambilan keputusan terkait dengan cawapres, ya dikembalikan, diberikan secara langsung kepada capres, yaitu Pak Prabowo Subianto yang sudah kita deklarasikan,” tambahnya.

AHY menuturkan, pada prinsipnya posisi Partai Demokrat saat ini ada tiga yaitu pertama ingin Prabowo menang dalam pemilihan presiden, kedua kewenangan untuk memilih cawapres ditentukan oleh Prabowo sendiri sebagai Capres.

“Dengan niat dan tujuan serta pertimbangan bahwa pasangan Cawapres tersebut akan membawa kemenangan. Yang ketiga, Partai Demokrat akan berjuang penuh untuk memenangkan Pak Prabowo. Siapapun pada akhirnya pasangan yang dipilih. Karena tujuan kita menang,” tegas AHY.

“Kita ingin Pak Prabowo jadi Presiden, yang kedua kita ingin Demokrat bangkit dan sukses besar dalam Pemilu 2024,” serunya.

{AGS}

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Beredar Kabar T.Zainal Abidin,S.Pd.I,M.H Akan Dampingi Iskandar Usman Al-Farlaky
Gerindra Usul Dek Fat Jadi Cawagub Pendamping Mualem
Di Open Hous Hari Raya Idul Fitri Jonniadi Ketua DPRK Nagan Raya Mengatakan Siap Maju Calon Bupati.
KOPI JOKJA : Jokowi Putra Ideologis Soekarno Layak Jadi Ketum PDIP
Pilkada Bireuen: Sosok H Mukhlis dan Ayah Fud Pontensi Besar Bersanding
Wakil Ketua 1 DPRK Nagan Raya Tolak Hasil Rekrutmen Anggota KIP Periode 2024 -2029.
Bukan Rafly Kande, Ternyata Kursi DPR RI Dapil Aceh 1 Diduduki Ghufron Jika PPP Tak Lolos Ambang Batas Nasional
DPD NasDem Bireuen Sambut Sukses dengan Rasa Syukur

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 00:37 WIB

ICMI mendukung Kebijakan Penjabat Gubernur Aceh

Sabtu, 20 April 2024 - 22:02 WIB

Ketua Cabang SEMMI Aceh nyatakan sikap tegak lurus dengan Syarikat Islam

Sabtu, 20 April 2024 - 01:08 WIB

Sinergi PLN UID Aceh dan Universitas Syiah Kuala, Siap Dukung Impementasi Kampus Merdeka

Jumat, 19 April 2024 - 22:58 WIB

Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Drs. Armia Fahmi, M.H. Pimpinan Penandatanganan Pakta Integritas dan Sumpah dalam Rekrutmen anggota Polri

Jumat, 19 April 2024 - 01:39 WIB

ICMI Aceh Jajaki Kerjasama dengan Bank Aceh

Jumat, 19 April 2024 - 01:12 WIB

Wakapolda Aceh Buka Kegiatan Peningkatan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS

Kamis, 18 April 2024 - 16:36 WIB

BPK-P Aceh dan APH Diminta Usut Dugaan Mark Up Anggaran Dana Pada Sekolah (SUPM) Ladong

Selasa, 16 April 2024 - 22:56 WIB

Ini Catatan selama Mudik dan Arus Balik di Provinsi Aceh

Berita Terbaru

GAYO LUES

Diaspora Gayo Luar Negeri Gelar Temu Ramah

Senin, 22 Apr 2024 - 03:34 WIB

ACEH TENGGARA

Letkol Czi Arya Murdyatoro S.T. Jabat Dandim 0108 Agara Baru

Senin, 22 Apr 2024 - 03:31 WIB