oleh

Ketua LBH-IDI Minta Kepolisian Segera Menangkap Terlapor Dugaan Pelecehan Seksual Anak Dibawah Umur

Aceh Timur, Baranews |  Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Aceh (YLBHA) LBH-IDI Nurdin Wahi meminta kepada Polres Aceh Timur untuk segera menangkap terduga pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap Korban yang dilakukan AR( 55) kepada anak dibawah umur sebut saja bunga (11) tahun.

Nurdin Wahi Ketua YLBHA LBH-IDI ini sekaligus mengutuk keras tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh lelaki lanjut usia yang sepatutnya dianggap orang tuanya sendiri oleh korban, dan letak lokasi rumah terduga pelecehan tidak jauh dari rumah orang tua korban.

Nurdin Wahi Kepada media ini, Senin (22/3/2021) meminta segera pihak kepolisian diwilayah hukum Aceh Timur untuk segera menangkap dan memproses hukum terhadap tindakan yang telah dilakukan oleh AR kepada bocah ingusan Bunga yang sepatutnya memberikan perlindungan, bukan malah sebaliknya merusak masa depan bunga.

“ Ayah Korban didampingi Perangkat Gampong telah melaporkan kasus ini pada 1 Maret 2021 ke SPKT Polres Aceh Timur, sesuai surat bukti lapor nomor STTLP/31/YAN.1.4/III/2021/SPKT.” Kata Ketua YLBHA LBH-IDI

Menurut Nurdin, YLBHA LBH IDI sejak tanggal 16 Maret 2021, Ayah Korban telah memberikan kuasa untuk mewakili kepentingan hukum pemberi kuasa selaku pelapor kasus dugaan pemerkosaan dan pelecehan seksual di Polres Aceh Timur.

“Minggu kemarin, setelah ayah korban di panggil kedua kalinya oleh pihak Polres Aceh Timur, kita YLBHA LBH-IDI telah diberikan kuasa untuk kasus ini, karena dilihat dari kondisi Ayah korban seorang petani, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari susah, apalagi harus bolak balik ke polres yang jarak tempuh dari Gampong membutuhkan biaya banyak. Untuk itu kami akan mendapingi kasus ini hingga selesai” ungkap Nurdin Wahi

Sementara itu, menurut kronologi kasus ini, Ayah korban menjelaskan pada awalnya Bunga sering diajak kerja oleh terduga pelaku ke lokasi HGU yang ditanami sayuran oleh terduga pelaku, diwaktu suasana sepi, menurut keterangan korban sudah beberapa kali diperkosa oleh terduga pelaku.

“bunga cerita sudah beberapa kali di begitukan oleh terduga pelaku, setelah itu bunga di ancam agar tidak menceritakan apa yang terjadi kepada siapapun” ayah korban menceritakan

Sebelum kasus ini terungkap ayah bunga mulai curiga kenapa terduga sering sekali mengajak bunga menemani pelaku ke kebun, akhirnya akhir bulan dua setelah ditanya oleh orang tua bunga, bunga menceritakan apa yang sudah terjadi padanya, dan akhir februari ayah bunga membawa laporan ini ke pihak perangkat gampong hingga ke polres Aceh Timur.

untuk di ketahui, terduga pelaku sudah memiliki enam orang anak berusia dewasa dan istri.
Terduga pelaku juga merupakan tetangga dekat korban, hingga berita ini ditayangkan diduga pelaku belum dapat diamankan, diduga pelaku melarikan diri ke luar daerah, istri pelaku mengaku tidak mengetahui Keberadaan suaminya saat ini.(Tim)

News Feed