oleh

Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Hadiri Rapat GTRA di Kabupaten Nagan Raya

 

NAGAN RAYA, BARANEWS ACEH.CO | Senin, (06/09/2021). Dinas Pertanahan Kabupaten Nagan Raya melaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Nagan Raya dalam rangka penyediaan lahan dan pemberdayaan untuk Ex Kombatan GAM Tapol/Napol dan korban konflik di wilayah Kabupaten Aceh Nagan Raya dipimpin dan dibuka langsung oleh Bupati Nagan Raya H.M Jamin Idham, SE selaku Ketua GTRA Kabupaten Nagan Raya bertempat di ruang aula lantai dua Bappeda Kabupaten Nagan Raya. Dalam pembukaan rapat GTRA tersebut Pemrintah Kabupaten Nagan Raya Untuk tahap awal ini telah menyiapkan lahan untuk para mantan kombatan GAM, Tapol/Napol dan Masyarakat korban konflik seluas 1.000 hektare di Beutong Ateuh.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh H. Fakhrurrazi Yusuf, S.E, M.Si Ketua Badan Reintegrasi (BRA) yang sering disapa Pak Sayed, dalam sambutannya menerangkan isi butir perjanjian MoU Helsinki antara pemerintah RI dan pemerintah Aceh pasal 3.2.5 menyatakan bahwa pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi Ex. Kombatan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak konflik.

Gugus Tugas Reforma Agraria merupakan wujud penyelenggaraan penataan pertanahan maupun penyelenggaraan akses reform atau pemberdayaan masyarakat perlu mewadahi kepentingan penyediaan lahan untuk mantan kombatan GAM, Tapol/Napol dan Masyarakat Imbas Konflik.

Penataan aset berupa penyediaan lahan pertanian untuk mantan kombatan GAM Tapol/Napol maupun korban konflik

pemberdayaan masyarakat berupa bantuan akses pemanfaatan tanah setelah tanah diberikan.

Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan, yakni melakukan koordinasi lintas sektor, melibatkan semua unsur terkait agar memenuhi berbagai indikator sehingga implementasi MoU Helsinki antara pemerintah RI dan pemerintah Aceh pasal 3.2.5., ujar Pak Sayed.

Mewakili Kanwil BPN Aceh dihadiri oleh Akhyar Tarfi, SST, MH yang menjabat Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan di Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Ahyar memakparkan tujuan dari rapat ini adalah penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan untuk mengurangi ketimpangan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, harapannya penyediaan tanah pertanian untuk mantan Pasukan GAM, Tapol Amnesti dan Korban Konflik di Nagan Raya harus segera terlaksana agar proses reintegrasi dan rehabilitasi masyarakat pasca konflik.

Dalam rapat GTRA ini hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRK Kab. Nagan Raya, Sekda Kab. Nagan Raya dan beberapa SKPK terkait. (RED)

News Feed