oleh

Kepala Sekolah SD Negeri 143 Kota Pekan Baru diduga Melakukan Pungli

PekanBaru. Baranewsaceh.co – Berdasarkan Rapat koordinasi Implementasi Pendidikan Anti Korupsi yang merupakan kegiatan Monitoring Evaluasi Koordinasi Supervisi Pencegahan (KORSUPGAH) KPK do Provinsi Riau di hadiri oleh KPK, Gubernur Riau,DPRD, Ombusman,Dinas Pendidikan, Inspektorat dan Biro Hukum, terdapat  1 (satu) hal yang menjadi perhatian yakni : adanya pungutan dilakukan oleh sekolah.

Berkenan dengan pungutan dan atau sumbangan Pendidikan bersifat iuran SPP atau hal lainnya di larang di pungut kepada peserta didik. (21 -12 – 2019).

Dalam hal ini kepala sekolah SD Negeri 143 Kota Pekanbaru beralamat di jalan Taskurun 41 Kelurahan Wonorejo Pekanbaru, Masih saja berani melakukan Pungutan kepada orang tua murid yakni Untuk “Membangun kantin sekolah”

Sebelumnya Kepala Sekolah tersebut juga meminta kepada wali murid untuk lomba mengecat kelas, membeli kipas angin, dispenser untuk kelas anak-anak mereka dengan uang dari para wali murid.

Kepala Sekolah SD Negeri 143 yang dipimpin oleh Depi Ilham S.Pd ,M.Pd bahkan dengan beraninya menyebarkan surat Edaran meminta sumbangan tersebut kepada seluruh orang tua murid berjumlah 200 /orang untuk membangun kantin Sekolah tersebut dengan di tambahkan amplop kosong agar orang tua murid mengisi amplop tersebut dengan uang dan itu wajib diisi wali murid.

Depi Ilham.S.Pd ,M.Pd tidak segan – segannya menuliskan jumlah Dana yang  dibaru untuk membuat kantin tersebut yakni Rp. 30.760.000 (tiga puluh juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah )

Devi selaku penggiat LSM Topan RI Pekan Baru Mengatakan”,  Seharusnya untuk membangun gedung baru atau ruang kelas baru , membangun kantin, ngapain harus di pungut dari wali murid, kan bias saja di buat profosal atau berbentuk apa kepada dinas pendidikan supaya di bangun sebuah Rkb.

Seharusnya Kepala Sekolah tersebut. Membuat pengajuan ke Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pekanbaru,bukan meminta minta kepada orang tua murid, saya menduga Kepala Sekolah SD Negeri 143 Kota Pekan Baru melakukan pungli”, Katanya. (Red)

News Feed