oleh

Kepala Sekolah SD N 2 Lokop Menyerahkan Dana PIP/ BSM Kepada Wali Murid Diduga Tidak Sesuai Dengan Surat Serah Terima Anggaran

Sekolah SD N 2 Lokop

Aceh Timur. Baranewsaceh.co – Kepala SD N.2 Lokop Sarbuddin S,Pd. menyerahkan dana bantuan siswa miskin (BSM) anggaran tahun 2018 yang disearhak di tahun 2019 ini  diduga tidak sesuai dengan surat serah terima, pasalnya kepala sekolah hanya menyerahkan 350,000,. saja, sementara masyarakat menanda tangani surat serah terima dana PIP /BSM sejumlah Rp. 450,000,.

Acara serah terima dana bantuan siswa miskin tersebut diserahkan langsung oleh kepala SD N.2 Lokop,Sarbuddin S,Pd. Kepada wali murid tidak sesuai dengan tahun penyerahanya seharusnya kepala sekolah menyerahkan anggaran dana BSM tersebut selambat-lambatnya akhir tahun 2018 bukan tahun 2019.

Serah terima berlangsung di ruangan sekolah SD N. 2 lokop Desa Senkualan Kecamatan Serbajadi Aceh Timur, 24 September 2019 anggaran dana bantuan yang di berikan kepala sekolah Sarbuddin S,Pd diduga tidak sesuai dengan jumlah yang diterima wali murid.

Wali murid harus menanda tangani terlebih dahulu surat serah terima bantuan dana BSM tersebut, sehingga wali murid baru bisa menerima dana BSM tersebut dan wali murid merasa tertipu oleh oknum kepala sekolah pasalnya di dalam surat serah terima tersebut bantuan dana PIP/ BSM berjumlah Rp.450,000,.(empat ratus lima puluh ribu rupiah) sementara yang di terima wali murid hanya Rp.350,000,.(tiga ratus lima puluh ribu rupiah) saja.

Kepala sekolah SD N.2 lokop Sarbuddin S,Pd.menjelaskan kepada wali murid bahwa sebahgian dana bantuan tersebut sudah di belanjakan untuk pembelian baju sekolah siswa oleh kepala sekolah Sarbuddin S,Pd,namun wali murid tidak terima dengan sikap kepala sekolah, pasalnya kepala sekolah sebelumnya tidak pernah bermusyawarah dengan wali murid atau komite sekolah tentang pembelian baju siswa tersebut.

Acara serah terima dana bantuan siswa miskin tersebut turut di hadiri wali murid tanpa ada surat undangan secara resmi dari pihak sekolah dan menurut keterangan para wali murid sebahgian uang siswa sudah dibelanjakan kepala sekolah untuk pembelian baju siswa, namun baju siswa tersebut belum juga diterima oleh siswa atau wali murid sampai hari ini.

Hasil konfirmasi Media ini kepada wali murid Mengatakan”, uang pembelian baju siswa tersebut sebelumnya tidak pernah di musawarahkan kepada kami oleh pihak sekolah, bahwa uang bantuan tersebut akan dibelanjakan untuk pembelian baju sekolah siswa”, ungkapnya.

Wali murid beserta komite sekolah SD N.2 lokop abdurrazak menyampaikan kepada media ini 04 oktober 2019 bahwa kepala sekolah tidak pernah mengundang komite sekolah untuk bermusyawarah terkait tentang anggaran dana BOS/ dana BSM dan bidang lainya, sehingga kami selaku komite dan wali murid tidak tau tentang dana bantuan apapun di sekolah tersebut dan kami selaku wali murid sebanyak 21 wali murid serta komite sekolah berharap kepada pihak pemerintah khususnya dinas pendidikan aceh timur agar dapat kiranya menggantikan kepala Sekolah SD N.2 Lokop tersebut dan kami juga berharap kepada pihak penegak hukum aceh timur agar dapat menindak tegas prilaku oknum kepala sekolah, agar memberikan epek jera sehingga kedepanya para kepala sekolah tidak berani lagi melakukan hal yang serupa dan bisa untuk pelajaran bagi kepala sekolah yang lainya tutup abdurrazak. (Tim)