oleh

Kemenag Aceh Tengah Hadirkan Aplikasi Simampate

Takengon, baranewsaceh.co- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah secara resmi melaunching aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pegawai Kemenag Aceh Tengah (SIMAMPAT-e).

Launching tersebut dilakukan Kakanwil Kemenag Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg di kantor Kemenag setempat, Senin, 26 Oktober 2020.

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pegawai Kemenag Aceh Tengah (SIMAMPAT-e) menyediakan informasi dan layanan kepegawaian seperti SK CPNS, SK PNS, SKB, KGB, SK Mutasi, Karis, PAK, NPWP, NUPTK, dan data keluarga.

Kakankemenag Kabupaten Aceh Tengah, H Saidi B SAg MA dalam sambutannya menyampaikan aplikasi SIMAMPAT-e merupakan perwujudan dari Rencana Strategis (Rensta) Kementerian Agama Tahun 2020 -2024 terkait reformasi birokrasi.

“SIMAMPAT-e merupakan perwujudan dari pelaksanaan Renstra Kemenag tahun 2020-2023 terkait tatanan pemerintahan yang baik, yakni melalui birokrasi yang bersih, melayani dan responsif” jelas Saidi.

Menurut Saidi, Aceh Tengah yang memiliki 14 Kecamatan dengan letak geografis yang cukup luas memerlukan pelayanan yang responsif.

“Dari sisi letak geografis yang begitu luas, karena kaitannya dengan melayani lalu responsif, saya tidak ingin para ASN saya hanya gara-gara satu lembar saja harus ke kantor lalu meninggalkan ptugas dan fungsinya di wilayah kecamatan sehingga kita hadirkan aplikasi ini” ungkapnya dihadapan Kakanwil Kemenag Aceh.

Saidi menjelaskan bahwa nama aplikasi yang di launching secara bahasa daerah berarti yang tercantik dan terindah.

“Kami berharap seluruh data terakomodir dan lengkap di aplikasi. Ke depan kita kembangkan lengkap pelayanan hingga ke bawah di tingkat kecamatan,” katanya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengapresiasi inovasi Kemenag Aceh Tengah yang telah melahirkan inovasi aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pegawai Kemenag Aceh Tengah yang disingkat SIMAMPAT-e untuk pertama kalinya di wilayah Aceh.

Hal ini diungkapkan Kakanwil dalam sambutannya ketika melaunching aplikasi SIMAMPAT-e di kantor kemenag setempat, Senin, 26 Oktober 2020.

“Kami mengapresiasi aplikasi ini, tentu ini adalah inovasi luar biasa dan sangat membantu kinerja serta pelayanan,” kata Iqbal.

Menurut Iqbal di zaman yang serba digital dibutuhkan berbagai inovasi untuk mengembangkan layanan yang lebih baik dengan memanfaatkan teknologi.

Dengan adanya aplikasi yang inovatif seperti SIMAMPAT-e, bila administrasi kepegawaian sudah tuntas dan berjalan dengan baik maka akan berpengaruh terhadap kesejahteraan pegawai.

“Misalnya guru tidak lagi disibukkan dengan kepangkatan, dan harus mengabaikan tugasnya mengajar, begitu juga dengan aplikasi ini ASN tidak akan ketinggalan informasi,” ucapnya.

Ia menjelaskan kebutuhan untuk peningkatan layanan terus meningkat dan membuat persaingan antar fasilitas layanan semakin kompetitif. Setiap fasilitas pelayanan berlomba-lomba untuk mendekatkan layanannya kepada masyarakat.

“Sehingga menjadikan fasilitas pelayanan dengan memanfaatkan IT seperti aplikasi SIMAMPAT-e di Aceh Tengah akan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat dan memberi manfaat baik kepada pegawai,” kata Iqbal.

“Kita berharap ini akan mempermudah layanan, mempersingkat birokrasi dan menghilangkan interaksi yang tidak penting, dan dapat ditiru Kemenag kabupaten/kota yang lain di Aceh” pungkas Iqbal. (Lingga)

News Feed