oleh

Kelima Terduga Teroris JI yang Tertangkap Digaji 15 Juta Perbulan

Jakarta, BARANEWSACEH.CO –  Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. mengatakan bahwa kelima terduga teroris yang ditangkap Densus 88AT berupaya mengaktifkan kembali organisasi terlarang Jamaah Islamiyah (JI), sebelumnya sejak 2007 lalu organisasi JI sudah dibubarkan. Dalam organisasi, terungkap para pejabat struktural kelompok tersebut menerima gaji hingga Rp15 juta setiap bulannya, Senin (01/07/19).

“Masih didalami bahwa pejabat-pejabat di dalam struktur organisasi Jemaah Islamiyah ini juga digaji, gaji besarannya Rp10 juta sampai Rp15 juta,” ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri di Mabes Polri, , Senin (1/7/19).

Menurut Brigjen Pol Dedi Prasetyo, pembangunan taraf ekonomi organisasi menjadi salah satu upaya menjaga eksistensi kelompok.
Aliran uang pun digunakan oleh organisasi tersebut untuk menjalankan bisnis demi meraup pasokan dana.

“Mereka sedang mengembangkan basic ekonomi, mereka itu dengan beberapa usaha yang mereka bangun, yaitu usaha kebun,” jelas mantan Kapolres Lumajang tersebut.

Salah satunya adalah lewat perkebunan kelapa sawit. Nantinya, uang yang dihasilkan akan dialokasikan sebagai pembiayaan aksi organisasi.

“Dan juga untuk membiayai gaji daripada pejabat atau orang di dalam struktur jaringan JI,” jelas mantan Kapolres Ponorogo tersebut. (ng/sw/hy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed