Kejagung Tunggu BPKP Soal Kerugian Lingkungan di Kasus Korupsi PT Timah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 31 Maret 2024 - 06:05 WIB

50254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menunggu penghitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait jumlah kerugian lingkungan kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.

“Terkait dengan perhitungan kerugian keuangan negara kami masih dalam proses penghitungan. Formulasinya masih kami rumuskan dengan baik dan BPKP maupun dengan para ahli,” ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Kuntadi kepada wartawan, Jumat (28/3/2024).

Menurut Kuntadi, perhitungan dari sisi ahli lingkungan sudah keluar, yakni sebesar Rp271 triliun. Namun, dia menyebut baru akan mengumumkan jumlah kerugian negara dalam kasus ini apabila BPKP sudah selesai menghitungnya.

“Hasilnya seperti apa, yang jelas kalau dari sisi pendekatan ahli lingkungan beberapa saat yang lalu sudah kami sampaikan. Selebihnya masih dalam proses untuk perumusan formulasi penghitungannya,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk kembali bertambah. Kali ini Harvey Moeis yang tidak ,ain suami dari artis cantik Sandra Dewi ditetapkan sebagai tersangka.

Untuk kepentingan penyidikan, Harvey Moeis ditahan sampai 20 hari ke depan, terhitung sejak Rabu (27/3/2024). Ia langsung dijebloskan ke Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga :  Satgassus Polri Lakukan Pencegahan Korupsi Illegal Drilling

“Untuk kepentingan penyidikan yang bersangkutan dilakukan tindakan penahanan di Rutan Salemba Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Kuntadi di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2024) malam.

Dijelaskan Kuntadi, penetapan tersangka sudah melalui proses dengan penyidikan yang telah dilakukan penyidik yang menemukan sejumah barang bukti. Penyidik juga telah melakukan cek kesehatan kepada Harvey untuk selanjutnuya dilakukan penahanan.

“Tim penyidik memandang telah cukup alat bukti sehingga yang bersangkutan kita tingkatkan statusnya sebagai tersangka yaitu saudara HM selaku perpanjangan tangan dari PT RBT,” jelasnya. (PMJ)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sandra Dewi Penuhi Pemeriksaan di Kejagung
Mobil Mewah Rolls Royce Hadiah Untuk Sandra Dewi dari Suami Disita Penyidik
Rieke Diah Pitaloka Komentari Korupsi Timah Komplotan Harvey Moeis Cs
Kejagung Telusuri Dugaan TPPU Tersangka Helena Lim
Kejagung Geledah Rumah Harvey Moeis
Kejagung Tahan Tersangka Baru Dugaan Korupsi Tambang Timah
DPP KAMPUD Desak Kejati Tetapkan KSB KONI Lampung Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah
Eks Mentan SYL Didakwa Terima Uang Gratifikasi Rp44,5 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 00:36 WIB

Di Open Hous Hari Raya Idul Fitri Jonniadi Ketua DPRK Nagan Raya Mengatakan Siap Maju Calon Bupati.

Rabu, 3 April 2024 - 05:52 WIB

KOPI JOKJA : Jokowi Putra Ideologis Soekarno Layak Jadi Ketum PDIP

Rabu, 27 Maret 2024 - 03:45 WIB

Pilkada Bireuen: Sosok H Mukhlis dan Ayah Fud Pontensi Besar Bersanding

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:59 WIB

Wakil Ketua 1 DPRK Nagan Raya Tolak Hasil Rekrutmen Anggota KIP Periode 2024 -2029.

Kamis, 21 Maret 2024 - 01:15 WIB

Bukan Rafly Kande, Ternyata Kursi DPR RI Dapil Aceh 1 Diduduki Ghufron Jika PPP Tak Lolos Ambang Batas Nasional

Jumat, 8 Maret 2024 - 03:09 WIB

DPD NasDem Bireuen Sambut Sukses dengan Rasa Syukur

Kamis, 7 Maret 2024 - 21:47 WIB

Hj. Aisyah Ismail Terpilih Caleg DPRA Partai Aceh Dapil 6, Srikandi Aceh Punya Suara Terbanyak

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:55 WIB

Caleg DPRA Golkar Dr. Ansari Muhammad Raih Suara Badan 15 Ribu, Dipastikan Kembali Melaju ke DPRA

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Istri Kopda Mirwansyah : Suami Saya Tidak Pernah Punya Senjata Api

Rabu, 17 Apr 2024 - 02:05 WIB