oleh

Kawasan Objek Wisata Lut Atas di Buka Untuk Umum

 

Redelong Baranewsaceh.co |  Pemerintah kabupaten Bener Meriah menyerahkan aset dan pengelolaan objek wisata Lut Atas kepada Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Kampung Waq Pondok Sayur Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Rabu (27/01/2921)

Sebelumnya kawasan Lut Atas merupakan sebuah tempat yang terdapat sebuah danau kecil berukuran luas sekira 8 hektar, dengan kondisi danau yang tidak terurus, dan tertata serta belum memiliki fasilitas penunjang lainnya seperti tersedianya akses jalan menuju danau dan belum layak untuk di kunjungi.

Selanjutnya pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui dinas terkait, kemudian mulai melakukan pembenahan dan penataan lokasi kawasan Lut Atas dengan membuka akses jalan menuju puncak kawasan Lut Atas yang berada pada ketinggian 2100 mdpl.

Bupati Tgk Sarkawi dalam arahannya mengatakan. Awal pertama saya kemari saya melihat kawasan ini sebagai surga yang tersembunyi. Bupati juga menjelaskan bahwa Keberadaan danau di kawasan ini merupakan sumber air bagi masyarakat di beberapa kampung dalam wilayah kecamatan Bukit, dan ini harus di jaga berikut hutannya harus lestari agar debit air tidak berkurang.

Selanjutnya Dinas Pariwisata Kabupaten Bener Meriah berinisiatif untuk melakukan penataan dan pembenahan dalam rangka melestarikan kawasan ini agar tetap hijau dan asri. Namun di Balik itu kalau hanya sekedar menjaga, dan melestarikan hutan tentu tidak menghasilkan dan tidak bernilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Atas dasar itulah selanjutnya Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) mengusulkan agar danau Lut Atas di jadikan sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bener Meriah, dengan harapan hutan dapat terpelihara serta dampak ekonomi juga dapat di rasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat kampung Waq Pondok Sayur.

Bupati Tgk Sarkawi juga menambahkan bahwa Dinas pertanian juga punya konsep dalam penataan lebih lanjut, yakni dengan cara melakukan reboisasi dengan tanaman yang mampu memberikan dampak ekonomi, dan punya ciri khas tersendiri. Rencananya dinas terkait akan melakukan penanaman teh kembali sembari bernostalgia untuk mengembalikan kejayaan “Teh Redelong” yang cukup terkenal di era kolonial Belanda.

Menurut Bupati, masih banyak yang perlu di tata dan di benahi seperti pembersihan dan pengerukan danau, tersedianya jalan yang mengelilingi danau, adanya mushola dan fasilitas penunjang lainnya. Kita berharap anggaran tahun 2021 ini, dapat di realisasikan. Sehingga keberadaan Kawasan Lut Atas sebagai sumber air bagi masyarakat, hutan terjaga dan lestari juga sebagai objek wisata yang layak untuk di kunjungi.

Bupati juga berharap kepada Reje Kampung Waq Pondok Sayur agar mampu mengelola kawasan Lut Atas secara maksimal. Agar kucuran dana yang telah di gelontorkan oleh pemerintah dalam menata kawasan ini bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa kawasan ini merupakan kawasan keramat sebagai tepat bersemayamnya para Aulia. Bupati berharap dalam pengembangan kawasan ini lebih mengedepankan budaya dan kearifan lokal serta menjalankan konsef wisata Islami.

Hal sebada juga di perkuat oleh ketua MPU Bener Meriah, Tgk Al Muzani bahwa kawasan ini adalah tempat yang di muliakan, untuk itu dia berharap jauhi yang namanya kemungkaran.pintanya.

Sebelumnya mengawali acara serah terima kawasan Lut Atas, kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah Irmansyah.S.STP menyampaikan laporan singkat terkait prose pembenahan kawasan Lut Atas. Selanjutnya serah terima kawasan wisata Lut Atas dari Pemda Bener Meriah kepada LPHD Kampung Waq Pondok Sayur, sekaligus menandai di bukanya objek wisata ini untuk umum.

Hadir dalam acara tersebut. Wakil ketua DPRK Bener Meriah Tgk.Husnul Ilmi beserta anggota, unsur forkopimda forkopimda plus Sekda Bener Meriah beserta para asisten dan kepala SKPK, camat, reje kampung serta kelompok wisata Anggrek kampung Waq Pondok Sayur. (Dani).

News Feed