oleh

Kasus Dugaan Korupsi DSI Gayo Lues dimotinor KPK

-HEADLINE, NASIONAL-30192 views

Medan. Baranewsaceh.co – Terkait dengan dugaan Kasus Korupsi Makan Minum Karantina Hafizh tahun anggaran 2019 yang menelan biaya hampir 9 Milyar menjadi perhatian dari komisi pemberantasan Korupsi (KPK RI).

Hal ini dikatakan oleh sumber terpercaya bahwa kasus dugaan Korupsi tersebut sudah dimonitor,makanya kasus tersebut juga ikut dikoordinasikan dalam pertemuan dengan pihak KPK Selasa. (14/07/20).

Selain Dugaan kasus Korupsi makan minum karantina hafizh tahun anggaran 2019 Tipikor polres Gayo Lues juga Lidik dugaan kasus korupsi Dana Hibah KONI 2018 dan Hibah PKK yang jumlahnya milyaran rupiah.

Sebelumnya Pihak komisi pemberantasan Korupsi melalui PLT juru bicara bagian Penindakan Ali Fikri melalui WhatsApp (07/07/20) “Benar dijadwalkan ada kegiatan dari unit koordinasi supervisi penindakan wilayah 3 dlm rangka kegiatan koordinasi update SPDP dan perkembangan penanganan perkara tipikor di wilayah hukum polda dan kejati aceh beserta jajaran.

Ketua BaraJP kabupaten Gayo Lues mengatakan kepada Media ini Minggu (12-07-2020), bahwa semoga dengan kedatangan KPK ke Prov Aceh bukan hanya untuk melakukan suvervisi terkait dengan tunggakan kasus Korupsi yang ditangani oleh penegak hukum wilayah Aceh.Namun KPK juga diminta untuk melakukan penindakan dalam pemberantasan Korupsi di provinsi Aceh.

Ditambahkan kembali oleh Pemerhati hukum M Purba,SH juga berharap agar Komisi Pemberantasan Korupsi juga betul-betul melakukan pengawasan terhadap penggunaan Dana APBN,APBP,DOKA maupun APBK menjadi perhatian khusus,sebab pilkada serentak tidak lama lagi,kita patut waspada supaya dana dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran dan tidak disalahkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.tegasnya. (Red)

News Feed